USD/CAD Naik-Turun di Atas 1,3100 karena Pemulihan Minyak Melawan Sentimen Hati-hati Jelang Powell The Fed

  • USD/CAD memangkas penurunan harian terbesar dalam dua minggu di tengah lesunya sesi Asia.
  • Minyak pulih dari level terendah hampir delapan bulan, sentimen pasar menyusut menjelang ECB dan pidato Powell.
  • BOC menaikkan suku bunga sebesar 75 bp, menunjukkan kesiapan untuk menaikkan lebih banyak.
  • Kemampuan Ketua The Fed Powell untuk mempertahankan kenaikan suku bunga yang agresif akan sangat penting untuk diperhatikan.

USD/CAD mengambil tawaran beli untuk menyentuh kembali tertinggi dalam perdagangan harian di dekat 1,3135 karena mengkonsolidasikan penurunan baru-baru ini selama sesi Asia pada hari Kamis. Dengan demikian, pasangan Loonie tidak begitu memperhatikan peningkatan harga minyak mentah WTI yang merupakan ekspor utama Kanada.

Minyak mentah WTI melanjutkan pemulihan hari Rabu malam dari level terendah hampir delapan bulan ke terendah di $82,35 baru-baru ini. Dengan demikian, emas hitam ini berbalik arah dari garis support yang melandai dari bulan Mei.

Dengan itu, dolar AS mendapatkan kembali dukungan dari para pembeli bahkan ketika sentimen pasar tetap lesu karena para pedagang bergegas mencari keamanan risiko menjelang acara utama pekan ini, yaitu pertemuan kebijakan moneter oleh Bank Sentral Eropa (ECB) dan pidato Ketua The Fed Jerome Powell. Yang juga mendukung greenback bisa jadi adalah jeda baru-baru ini dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS, setelah berbalik dari tertinggi multi-hari, serta taruhan The Fed yang hawkish.

Indeks Dolar AS (DXY) memangkas penurunan harian terbesar dalam sebulan di sekitar 109,80 karena imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS menghentikan penurunan Rabu dengan bergerak ke 3,27%, setelah berbalik arah dari level tertinggi sejak pertengahan Juni. Di sisi lain, Kontrak Berjangka S&P 500 memudarkan pemantulan dari level terendah sejak 19 Juli karena naik di sekitar 3.980 pada saat berita ini dimuat. Selain itu, Alat FedWatch CME memberi sinyal peluang 77% dari kenaikan suku bunga The Fed sebesar 75 basis poin (bp) pada bulan September, dibandingkan 73% yang dicatat pada hari sebelumnya.

Perlu dicatat bahwa ketakutan akan Covid yang berasal dari Tiongkok juga membebani sentimen pasar dan mendukung para pembeli USD/CAD karena South China Morning Post (SCMP) mengatakan, "Shenzhen mengurangi kuota masuk untuk para pelancong Hong Kong."

Pada hari Rabu, kenaikan suku bunga Bank of Canada (BOC) sebesar 75 basis poin (bp) dan kesiapan untuk mengumumkan beberapa lagi menyeret USD/CAD dari level tertinggi hampir dua bulan. Di baris yang sama bisa jadi meluasnya optimisme pasar karena data yang lebih kuat dari ekonomi utama dan Beige Book The Fed, belum lagi pidato The Fed yang beragam.

Ke depan, komentar-komentar dari Deputi Gubernur Senior BOC Carolyn Rogers dan Ketua The Fed Powell akan sangat penting bagi para pedagang USD/CAD untuk diamati sebagai dorongan baru.

Analisis teknis

Setiap pullback tetap ambigu kecuali pasangan USD/CAD memberikan penutupan harian di bawah garis support bulanan, di 1,3045 pada saat berita ini dimuat.

 

PM Inggris Truss akan Batalkan Larangan Fracking, Bantu Ringankan Krisis Energi

Di tengah-tengah krisis energi yang semakin dalam, Perdana Menteri baru Inggris Liz Truss sedang mempertimbangkan rencana untuk memberikan 'lusinan' l
مزید پڑھیں Previous

ECB akan Naikkan Suku Bunga sebesar 75 BP pada Hari Kamis – Barclays

Analis di Barclays sekarang melihat Bank Sentral Eropa (ECB) menaikkan suku bunga sebesar 75 bp pada hari Kamis meskipun pasar tidak sepenuhnya mempra
مزید پڑھیں Next