GBP/JPY Melintasi 163,00 Karena Truss Memenangkan Pemilihan PM Inggris, Pidato BoE Bailey Dalam Fokus

  • GBP/JPY telah melampaui rintangan krusial 163,00 dengan penuh semangat pada kepemimpinan baru Inggris.
  • PM Inggris berikutnya, Liz Truss, mengumumkan dana bantuan sebesar 130 miliar Pound untuk mengendalikan harga energi yang melonjak.
  • Data Pengeluaran Rumah Tangga Keseluruhan Jepang yang suram telah melemahkan pembeli Yen.

Pasangan GBP/JPY telah menunjukkan reli raksasa di sesi Asia dan kinerja serupa diperkirakan akan terjadi di sesi Eropa. Pergerakan naik tegak lurus telah mendorong kenaikan Pound di atas rintangan kritis 163,00. Pada saat berita ini ditulis, GBP/JPY diperdagangkan di sekitar 163,08, 0,73% di atas dari penutupan sebelumnya. Dengan kebangkitan kembali ketidakstabilan politik Inggris setelah Liz Truss memenangkan kepemimpinan partai Konservatif, pembeli Pound telah mendapat adrenalin.

Secara umum, Sterling tetap rentan setelah pengunduran diri mantan PM Inggris Boris Johnson. Hal ini membawa ketidakstabilan politik pada ekonomi Inggris karena Kantor Kabinet dihancurkan. Namun, kemenangan Liz Truss untuk PM Inggris berikutnya telah menopang kenaikan Pound terhadap Yen Jepang.

Perekonomian Inggris sedang mengalami penderitaan yang parah akibat harga energi yang lebih tinggi, yang telah melonjakkan harga energi untuk rumah tangga, tingkat inflasi, dan telah memperdalam krisis energi. Untuk melindungi rumah tangga dari melonjaknya tagihan energi, PM Inggris yang akan datang telah mengumumkan dana sebesar 130 miliar Poundsterling untuk membekukan tagihan. Kabinet baru akan menetapkan harga satuan tetap bagi pemasok energi untuk menjual gas & listrik ke rumah tangga.

Selanjutnya, pidato dari Gubernur Bank of England (BoE) Andrew Bailey pada hari Rabu akan menjadi sangat penting. Bailey dari BoE diperkirakan akan mendikte kemungkinan tindakan kebijakan moneter untuk 15 September.

Di Tokyo, data Pengeluaran Rumah Tangga Keseluruhan yang rentan telah melemahkan bulls yen. Data ekonomi telah mendarat di 3,4%, lebih rendah dari ekspektasi 4,2% dan rilis sebelumnya sebesar 3,5%. Hal ini mengindikasikan pesimisme rumah tangga dalam perekonomian Jepang dan juga pengeluaran yang lebih rendah oleh mantan dapat membatasi tingkat inflasi.

 

Pesanan Pabrik non musiman (Thn/Thn) Jerman Juli Keluar Sebesar -13.6% Di Bawah Perkiraan -6.1%

Pesanan Pabrik non musiman (Thn/Thn) Jerman Juli Keluar Sebesar -13.6% Di Bawah Perkiraan -6.1%
了解更多 Previous

USD/CNH Mencetak Tren Naik Empat Hari di Sekitar 6,9500 Karena Langkah PBOC, Harapan Stimulus

USD/CNH tetap berada di posisi terdepan di sekitar 6,9480, naik 0,10% intraday selama tren naik empat hari menjelang sesi Eropa hari Selasa. Dengan de
了解更多 Next