USD/CNH Segarkan Kembali Tertinggi Tahunan di 6.9320 karena Sentimen Pasar Memburuk, NFP AS dalam Fokus
- USD/CNH telah mencetak level tertinggi baru dua dekade di 6,9320 karena sentimen pasar risk-off.
- Kemungkinan divergensi kebijakan The Fed-PBOJ yang lebih tinggi akan menjaga momentum kenaikan aset ini.
- Sesuai konsensus, NFP AS mungkin turun menjadi 290 ribu versus 528 ribu yang tercatat sebelumnya.
Pasangan USD/CNH naik secara dramatis dan telah mencetak level tertinggi baru tahunan di 6,9320 di sesi Asia. Aset ini mengambil tawaran beli yang signifikan karena nada hawkish yang diadopsi oleh ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell di Simposium Ekonomi Jackson Hole mendukung sentimen pasar negatif. Aset ini maju dengan penuh semangat sejak detik pertama sesi perdagangan.
Setelah memutuskan untuk lebih memilih memperbaiki kekacauan inflasi daripada perkiraan pertumbuhan dan dukungan yang sedang berlangsung dalam kegiatan ekonomi oleh Powell The Fed, mata uang yang dipersepsikan berisiko ini menghadapi hambatan karena sentimen pasar yang memanas. Karena The Fed akan melanjutkan jalur kenaikan suku bunga pada kecepatan saat ini untuk mengurangi tekanan inflasi, kekhawatiran atas perlambatan akan terus meningkat di pasar AS.
Di sisi data ekonomi, para investor mengalihkan fokus mereka pada data Nonfarm Payroll (NFP) AS, yang akan dirilis akhir pekan ini. Sesuai konsensus pasar, ekonomi AS menghasilkan 290 ribu lapangan pekerjaan baru di bulan Agustus dibandingkan rilis sebelumnya sebesar 528 ribu. Perlu dicatat bahwa data ketenagakerjaan AS belum mengecewakan para pengambuk kebijakan The Fed, bahkan kali ini, NFP dapat melanjutkan siklusnya yang optimis.
Di sisi Tiongkok, para investor mulai mengkhawatirkan atas bangkitnya kembali jumlah kasus COVID-19. Beberapa tajuk utama dari Reuters bahwa Tiongkok telah melaporkan 1.344 kasus baru virus Korona tanpa gejala di daratan pada 28 Agustus versus 1.137 sehari sebelumnya telah memicu kekhawatiran diterapkannya karantina untuk menahan penyebaran.
Selain itu, ekspektasi untuk divergensi lebih lanjut dalam kebijakan The Fed-Bank Rakyat China (PBOC) akan menjaga aset ini tetap kuat. PBOC pasti akan mengerahkan likuiditas yang lebih tinggi ke dalam perekonomian untuk memacu tingkat pertumbuhan. Selain itu, bank sentral memangkas Suku Bunga Pinjaman Utama (PLR) satu dan lima tahun sebesar lima dan 15 basis poin (bp) pekan lalu.