EUR/USD Melemah di Bawah 1,0000 karena Pedagang Menunggu Inflasi Pilihan The Fed, Pidato Jackson Hole

  • EUR/USD memudarkan pemulihan dari level terendah hampir dua dekade, memperbarui level terendah harian akhir-akhir ini.
  • Perbedaan ECB versus The Fed bergabung dengan data AS untuk mendukung pergerakan pemulihan sebelumnya.
  • Berita utama geopolitik dan kecemasan menjelang sejumlah data/acara penting membebani harga.
  • Statistik dari Jerman, AS akan menghiasi kalender ekonomi tetapi pembelaan Powell terhadap langkah hawkish akan menjadi kuncinya.

EUR/USD kembali ke tangan para penjual, setelah bersembunyi selama tiga hari terakhir, karena turun ke 0,9965 selama sesi Asia hari Jumat. Kelemahan terbaru pasangan mata uang utama ini dapat dikaitkan dengan berita utama seputar Bank Sentral Eropa (ECB) dan sentimen yang berhati-hati menjelang pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Simposium Jackson Hole, serta data penting inflasi PCE AS.

Reuters mengutip sumber-sumber anonim selama hati Kamis malam yang memberi sinyal bahwa reinvestasi ECB dapat berlanjut dengan kenaikan suku bunga, yang pada gilirannya menantang para pedagang EUR/USD yang agresif di tengah kekhawatiran lebih banyaknya inflasi di blok tersebut. Yang juga memberikan tekanan ke sisi bawah pada harga bisa jadi adalah tanju utama seputar Tiongkok, Taiwan dan Iran.

AS menangguhkan 26 penerbangan maskapai Tiongkok sebagai tanggapan atas tindakan Tiongkok, menurut Reuters, yang pada gilirannya memperbarui ketegangan Tiongkok-Amerika dan mendukung permintaan safe-haven dolar AS. Di jalur yang sama bisa jadi peningkatan anggaran militer Taiwan dan lonjakan jumlah diplomat AS yang mengunjungi Taipei. Selanjutnya, sebuah surat menjadi viral mengutip Presiden AS Joe Biden yang mengatakan, “AS menyerang pasukan yang didukung Iran di Suriah untuk melindungi warga sipil Amerika baik di dalam maupun di luar negeri,” yang juga menantang sentimen risk-on sebelumnya.

Perlu dicatat bahwa campuran angka IFO Jerman dan revisi ke atas Produk Domestik Bruto (PDB) negara untuk kuartal kedua (Q2) bergabung dengan akun pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB) Juli yang hawkish untuk mendukung kenaikan sebelumnya.

Di sisi lain, data AS yang lebih kuat dan pidato The yang beragam gagal mengesankan kenaikan dolar AS. Selain itu, membebani greenback bisa menjadi stimulus hampir satu triliun Tiongkok.

Sementara menggambarkan sentimen, indeks Wall Street mencatat lompatan harian terbesar dalam sepekan sementara imbal hasil obligasi 10-tahun pemerintah AS turun kembali ke 3,03%, setelah naik ke 3,10% pada hari sebelumnya. Dengan itu, Kontrak Berjangka S&P 500 turun sebesar 0,10% dalam perdagangan harian pada saat berita ini dimuat.

Selanjutnya, pergerakan EUR/USD bergantung pada seberapa baik Ketua The Fed Jerome Powell dapat mempertahankan pergerakan hawkish pada pidato tahunan Jackson Hole. Yang juga penting adalah Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) AS untuk Juli, pengukur inflasi pilihan The Fed. Prakiraan menunjukkan bahwa angka YoY akan turun ke 4,7% dari 4,8% sementara angka bulanan mungkin turun ke 0,3% sementara 0,6% sebelumnya.

Analisis Teknis

Garis tren menurun berusia dua minggu, pada level paritas 1,0000 pada saat berita ini dimuat, membatasi kenaikan EUR/USD jangka pendek. Dapat dikatakan, para penjual sedang menuju ke level acuan 0,9900, untuk saat ini, sebelum mengincar Fibonacci Expansion (FE) 61,8% dari pergerakan pasangan mata uang ini pada Mei-Agustus di dekat 0,9855.

 

USD/JPY Lanjutkan Pemulihan di atas 136,60, Investor Berubah Menghindari Risiko Menjelang Jackson Hole

Pasangan USD/JPY telah memberikan penembusan naik dari konsolidasi yang terbentuk dalam kisaran sempit 136,40-136,56 di sesi Tokyo. Aset ini telah mel
Baca lagi Previous

GBP/JPY Berosilasi di Sekitar 161,50 karena Kekhawatiran akan Guncangan Energi Musim Dingin Inggris Melonjak

Pasangan GBP/JPY sedang bergelut dalam kisaran sempit 161,32-161,60 di sesi Tokyo. Pasangan lintas mata uang ini telah berbalik datar setelah melakuka
Baca lagi Next