Pasar Saham Asia: Berubah Menjadi Volatil Karena Data IMP yang Suram, Minyak Menguat di Atas $90,00

  • Indeks Asia telah menurun karena kinerja suram dari kawasan Asia-Pasifik di sisi IMP.
  • Kenaikan harga minyak setelah OPEC mengisyaratkan pemangkasan produksi telah meredam suasana pasar.
  • Fokus telah bergeser ke data IMP AS saat ini yang akan memberikan lebih banyak kejelasan kepada investor untuk arah lebih lanjut.

Pasar di ranah Asia menunjukkan pendekatan yang hati-hati setelah rilis data Indeks Manajer Pembelian (IMP) yang suram di kawasan Asia-Pasifik. Angka IMP untuk Jepang dan Australia sudah keluar dan tetap suram dan sekarang investor menunggu rilis data IMP AS.

Pada saat berita ini ditulis, Nikkei225 Jepang jatuh 1,19%, China A50 turun 0,37%, dan Hong Kong menyerahkan 0,64%. Indeks India dibuka di wilayah negatif tetapi telah pulih dengan kuat dan telah berubah positif.

IMP Manufaktur Bank Jibun Jepang telah mendarat di 51, lebih rendah dari ekspektasi dan rilis sebelumnya masing-masing 51,8 dan 52,1. Selain itu, IMP Jasa tetap rentan di 49,2 dari konsensus 50,7 dan angka sebelumnya 50,3. Di wilayah Asia-Pasifik, IMP Manufaktur Aussie merosot tajam menjadi 54,5 dari ekspektasi 57,3 dan rilis sebelumnya 55,7. Sementara data IMP Jasa mendarat lebih rendah ke 49,6 terhadap perkiraan 54 dan rilis sebelumnya 50,9.

Performa suram oleh negara-negara Asia-Pasifik yang membebani di sisi IMP telah meredam sentimen para pelaku pasar.

Selain itu, pemulihan harga minyak yang lebih kuat juga telah meredam sentimen pasar. Harga minyak telah rebound tajam setelah OPEC mengisyaratkan pemotongan produksi untuk mengimbangi penurunan baru-baru ini. Perlu dicatat bahwa harga minyak turun sekitar 33% dari level tertinggi tahunan $127,00, yang tercatat pada bulan Maret.

Selanjutnya, investor akan fokus pada angka IMP dari AS yang perkasa. IMP Manufaktur Global S&P diperkirakan akan mendarat di 51,5, lebih rendah dari laporan sebelumnya di 52,2. Namun, IMP Jasa dapat meningkat secara berarti menjadi 49,1 vs. angka sebelumnya 47,3.

 

Mantan Penasihat PBoC Li: Tiongkok Memiliki Ruang untuk Memangkas Suku Bunga Hingga 50bp

Li Daokui, mantan anggota komite kebijakan moneter People's Bank of China (PBoC), mengatakan pada hari Selasa bahwa bank sentral Tiongkok memiliki rua
अधिक पढ़ें Previous

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn) Singapura Juli Keluar Sebesar 7 Mengungguli Harapan 6.9

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn) Singapura Juli Keluar Sebesar 7 Mengungguli Harapan 6.9
अधिक पढ़ें Next