EUR/GBP Terlihat akan Turun Lebih Jauh di Bawah 0,8470 meski Ada Kekhawatiran atas Pasokan di Eropa
- EUR/GBP mengincar lebih banyak pelemahan jika pasangan lintas mata uang ini turun di bawah 0,8470.
- Para investor telah mengabaikan masalah energi di Eropa karena Rusia telah memutus pasokan energi dari pipa utamanya.
- Penjualan Ritel Inggris yang suram telah melemahkan para pembeli pound.
Pasangan EUR/GBP menampilkan pergerakan bolak-balik dalam kisaran sempit di 0,8473-0,8480 di awal sesi Eropa. Pada catatan yang lebih luas, pasangan lintas mata uang ini tetap berada dalam cengkeraman para penjual setelah kenaikan suku bunga oleh Bank Sentral Eropa (ECB) untuk pertama kalinya dalam 11 tahun terakhir.
Pekan lalu, ECB secara mengejutkan mengumumkan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis poin (bp), lebih tinggi dari konsensus 25 bp. Selain pengetatan kebijakan, ECB memperkenalkan Instrumen Perlindungan Transmisi (Transmission protection InstrumentTPI) untuk mendukung ekonomi Eropa Selatan.
Pengumuman suku bunga yang lebih tinggi mungkin bermanfaat bagi anggota inti Uni Eropa (UE) seperti Jerman dan Prancis karena posisi keuangan mereka yang stabil. Namun, ekonomi Eropa Selatan seperti Italia, Yunani, dan Spanyol yang menghadapi ketidakstabilan keuangan mungkin menghadapi lebih banyak hambatan karena biaya pinjaman yang lebih tinggi. ECB akan membeli sekuritas publik negara-negara ini dan juga sekuritas swasta, jika diperlukan, untuk mendukungnya terhadap penurunan kondisi pembiayaan yang tidak beralasan.
Sementara itu, para investor mengabaikan masalah pasokan energi di Eropa karena Rusia telah memutus pasokan energi dari pipa utamanya. Tidak diragukan lagi, negara-negara Eropa telah mengalihkan permintaan energi mereka ke pemasok lain tetapi masih memenuhi sebagian besar permintaan energi mereka dari Rusia.
Di Inggris, data Penjualan Ritel yang lebih rendah telah melemahkan para pembeli pound terhadap mata uang bersama. Data ekonomi mendarat di -5,8%, lebih rendah dari ekspektasi -5,3% dan rilis sebelumnya sebesar -4,7% secara tahunan. Para investor harus menyadari fakta bahwa tekanan harga yang lebih tinggi mendorong Penjualan Ritel untuk saat ini. Dan, rilis Penjualan Ritel yang lebih rendah mengindikasikan bahwa permintaan secara keseluruhan sangat lemah.