AUD/USD Mencoba Melampaui 0,6760 karena Data Ketenagakerjaan Australia yang Optimis
- AUD/USD menguat hingga melewati 0,6760 karena tingkat pengangguran Australia telah dipangkas ke 3,5%.
- Perekonomian Australia menghasilkan 88,4 ribu peluang kerja pada bulan Juni.
- DXY bertujuan untuk merebut kembali level tertinggi 19 tahun di 108,56 karena tingkat inflasi yang melonjak.
Pasangan AUD/USD berupaya melampaui 0,6760 setelah rilis data ketenagakerjaan Australia yang optimis. Biro Statistik Australia telah melaporkan Perubahan Ketenagakerjaan di 88,4 ribu sementara Tingkat Pengangguran telah dipangkas ke 3,5%.
Sesuai konsensus pasar, ekonomi Australia diperkirakan akan melaporkan penambahan 25 ribu lapangan pekerjaan di pasar tenaga kerjanya. Selain itu, tingkat pengangguran terlihat pada 3,8%.
Hal ini akan membuat Reserve Bank of Australia (RBA) senang untuk mendikte lebih banyak langkah pengetatan kebijakan nantinya. Perlu dicatat bahwa RBA menaikkan Official Cash Rate (OCR) sebesar 50 basis poin (bp) pekan lalu. Secara resmi, OCR berada di 1,35% tetapi masih perlu lebih banyak peningkatan untuk memenuhi tekanan harga yang melonjak. Tingkat inflasi Australia telah tercatat sebesar 5,1% untuk kuartal pertama Tahun Siklus 2022.
Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) naik tajam untuk merebut kembali level tertinggi 19 tahun di 108,58 karena tingkat inflasi yang lebih tinggi telah memberikan dorongan segar ke dalam indeks yang sama. Indeks Harga Konsumen (IHK) AS telah naik ke 9,1% secara tahunan, namun, IHK inti yang tidak termasuk harga minyak dan makanan telah dipangkas sedikit ke 5,9% versus 6% pada rilis sebelumnya. Perlu diperhatikan apakah Federal Reserve (The Fed) akan mengikuti jejak Bank of Canada (BOC) dan akan menaikkan suku bunganya sebesar 100 bp menjadi 2,50-2,75%.