Pasar Saham Asia: Jatuh Karena Keyakinan Konsumen AS yang Suram, Fokus Pada Fed Powell

  • Ekuitas Asia telah menyaksikan aksi jual, mengikuti jejak kaki Wall Street.
  • Keyakinan Konsumen AS yang suram telah menurunkan sentimen pasar secara global.
  • Harga PCE AS yang stabil dengan sendirinya merupakan katalis yang merusak mata uang yang dianggap berisiko.

Pasar di ranah Asia telah menyaksikan penurunan tajam karena Keyakinan Konsumen AS yang suram telah melewati batas-batas dan telah menurunkan sentimen investor secara global. Keyakinan Konsumen AS yang direvisi ke bawah membawa aksi jual yang signifikan di Wall Street pada hari Selasa dan pola yang sama telah diikuti dalam indeks Asia. Dewan Konferensi AS melaporkan Keyakinan Konsumen di 98,7, lebih rendah dari perkiraan 100, dan rilis sebelumnya 103,2.

Pada saat ini, Nikkei225 Jepang jatuh 1,18%, China A50 menyerah 1,00%, Hang Seng anjlok 1,51%, dan Nifty50 melemah 0,66%.

Keyakinan Konsumen AS yang suram menunjukkan kurangnya kepercayaan individu AS terhadap prospek pertumbuhan ekonomi AS. Tidak diragukan lagi, melonjaknya bahan bakar fosil, dan harga makanan telah memangkas perkiraan pertumbuhan dan rumah tangga menghadapi angin sakal dari 'gaji' yang bernilai lebih rendah. Hal ini juga mengakibatkan pengeluaran konsumen yang lebih rendah untuk barang tahan lama dan produk konsumen dan akhirnya kemerosotan dalam permintaan agregat.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY) melayang di bawah 104,50 dan sedang menunggu pidato dari ketua Federal Reserve (Fed) Jerome Powell. Fed Powell diperkirakan akan terdengar hawkish sambil memberikan petunjuk kemungkinan tindakan kebijakan moneter pada bulan Juli. Selain itu, data ekonomi AS memegang peranan penting. Rilis Personal Consumption Expenditure (PCE) AS akan menjadi pusat perhatian. Konsensus pasar menyatakan PCE AS tidak berubah pada 7% secara tahunan, yang juga rentan untuk Kepercayaan Konsumen AS. Kemerosotan signifikan dalam PCE AS dari segi harga adalah kebutuhan saat ini.

Di sisi minyak, harga minyak telah menyaksikan koreksi kecil setelah pemulihan yang lebih kuat. Emas hitam bertahan di atas $111,00 di awal sesi Eropa. Kendala pasokan akan terus berkepanjangan karena kartel OPEC tidak dapat mengisi pasokan yang dibatasi dari Moskow.

 

USD/JPY Condong Bullish Di Atas 136,00 Karena Sinyal Pasar Opsi yang Optimis

USD/JPY mengambil tawaran beli menuju level tertinggi mingguan di sekitar 136,40 menjelang sesi Eropa hari ini karena kecemasan pasar menjelang data/p
了解更多 Previous

Inggris Berencana untuk Memotong Jaringan Pipa Ke UE Jika Krisis Gas Rusia Meningkat - FT

Inggris siap untuk memutus pasokan gas ke daratan Eropa jika Inggris dilanda kekurangan parah di bawah rencana darurat, Financial Times (FT) melaporka
了解更多 Next