USD/INR Naik Di Atas 76,60 Karena DXY Optimis dan Arus Keluar Dana Asing

  • USD/INR telah berada di atas tertinggi bulanan di 76,59 meskipun harga minyak turun.
  • DXY yang solid di tengah taruhan progresif atas kenaikan suku bunga Fed yang agresif telah mendorong aset lebih tinggi.
  • Aksi jual yang intens di ekuitas India telah mengakibatkan arus keluar dana asing.

Pasangan USD/INR menguat lebih tinggi karena Indeks Dolar AS (DXY) menguat pada sentimen yang suram dan arus keluar dana asing. Aset telah melampaui tertinggi bulanannya di 76,59 meskipun harga minyak jatuh.

Dorongan risk-off karena ketidakpastian atas keputusan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) pada bulan Mei telah meningkatkan daya tarik aset safe haven. DXY telah dengan nyaman berada di atas resistensi level bulat 101,00 dan menargetkan lebih tinggi karena investor bertaruh atas kebijakan moneter yang sangat ketat oleh The Fed bersama dengan panduan hawkish untuk sisa tahun ini. Sementara itu, dampak dari aksi jual global dalam ekuitas juga telah maju ke ekuitas India. Penurunan tipis dalam indeks India telah mengakibatkan arus keluar dana asing, yang juga telah mengurangi permintaan untuk Rupee India.

Sementara itu, harga minyak telah terpukul setelah kekhawatiran kemerosotan permintaan agregat diperbarui. Penurunan yang signifikan dalam perkiraan pertumbuhan global oleh Dana Moneter Internasional (IMF) telah menimbulkan kekhawatiran atas permintaan minyak di pasar global. Selain itu, langkah-langkah penguncian di Tiongkok untuk menahan penyebaran COVID-19 telah mengurangi permintaan minyak. Perlu dicatat bahwa Tiongkok adalah importir minyak terkemuka. Oleh karena itu, penurunan dalam permintaan minyak oleh importir terbesar di dunia ini akan memiliki efek pengganda pada aset. Namun, Rupee India telah gagal mendapatkan manfaat dari harga minyak meskipun memiliki ketergantungan yang lebih tinggi pada impor minyak.

Selanjutnya, investor akan fokus pada rilis Pesanan Barang Tahan Lama AS, yang akan dirilis pada hari Selasa. Perkiraan awal untuk Pesanan Barang Tahan Lama bulanan adalah 1% terhadap laporan sebelumnya -2,1%.

 

NZD/USD Merosot Pada Hari Ini, Menguji Posisi Terendah Februari

NZD/USD telah dipaksa lebih rendah pada awal pekan karena Dolar AS reli. Di 0,6605, NZD lebih rendah 0,43% dan telah jatuh dari level tertinggi 0,6636
अधिक पढ़ें Previous

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn) Singapura Maret Keluar Sebesar 5.4, Di Atas Perkiraan 4.7

Indeks Harga Konsumen (Thn/Thn) Singapura Maret Keluar Sebesar 5.4, Di Atas Perkiraan 4.7
अधिक पढ़ें Next