USD/INR: Pembeli Bisa Melampaui Tertinggi Sepanjang Masa di Sekitar 77,20

  • USD/INR mencapai level tertinggi sepanjang masa di 77,17 karena kenaikan harga minyak mentah dan penarikan yang konsisten dari FII.
  • Rupee India akan terus terdepresiasi lebih lanjut karena reli harga minyak masih jauh dari selesai.
  • Harapan stagflasi di Eropa menghantui negara-negara berkembang.

USD/INR telah mengklaim tertinggi sepanjang masa di 77,17 pada hari Selasa karena kenaikan harga minyak mentah telah memangkas potensi Rupee India terhadap Greenback yang perkasa.

India, sebagai importir utama minyak mentah harus menghadapi arus keluar yang signifikan dalam mengatasi harga minyak mentah yang lebih tinggi. Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) mendekati $125,00, menunjukkan defisit fiskal yang lebih luas untuk India ke depan. Reli minyak mentah masih jauh dari selesai dan ekuitas India mungkin menghadapi beberapa penurunan serius dalam margin mereka di musim pendapatan mendatang.

Terlepas dari melonjaknya harga minyak, Investor Institusi Asing (FII) terus menarik dana mereka karena ketegangan geopolitik. Meningkatnya kekhawatiran di tengah perang Rusia-Ukraina telah menganjurkan situasi stagflasi di Eropa. Benua tua, menjadi pasar terkemuka untuk India, akan mempengaruhi pendapatan fiskal yang terakhir dan selanjutnya merugikan rupee India.

Sementara itu, Presiden Ukraina telah menyetujui kondisi Rusia di mana Kyiv akan menarik penerapan keanggotaannya ke NATO. Ini telah membawa pembelian lanjutan dalam ekuitas global tetapi mata uang yang sensitif terhadap risiko membutuhkan lebih banyak jaminan.

Indeks Dolar AS (DXY) bergerak di sekitar 99,10 karena investor menunggu pemicu baru yang dapat membawa stimulus untuk arah lebih lanjut.

Berita utama krisis Ukraina akan terus menjadi pendorong utama bagi pasangan ini. Namun, investor juga akan fokus pada angka Indeks Harga Konsumen (CPI) AS, yang akan jatuh tempo pada hari Kamis.

 

USD/RUB Kembali Ke 130,00 di Tengah Tantangan Minyak dan Harapan Pembicaraan Damai Ukraina-Rusia

USD/RUB membalik kinerja negatif hari sebelumnya, naik 1,80% intraday mendekati 130,00 selama pagi ini di Eropa. Pasangan Rubel Rusia (RUB) mengabaik
अधिक पढ़ें Previous

PM Australia Morrison Mengumumkan Keadaan Darurat Nasional dalam Menanggapi Bencana Banjir

Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah mengumumkan keadaan darurat nasional sebagai tanggapan atas bencana banjir di New South Wales utara, me
अधिक पढ़ें Next