AUD/USD: Pembeli Berhenti di Sekitar Support Sebelumnya di 0,7220 saat Inflasi Tiongkok Suram, IHK AS Dipantau

  • AUD/USD berusaha keras untuk melanjutkan momentum kenaikan hari sebelumnya.
  • IHK dan IHP Tiongkok turun di bawah konsensus pasar dan sebelumnya pada bulan Desember.
  • Kecemasan terhadap inflasi dan ketakutan atas Covid membebani sentimen pasar.
  • IHK AS akan menjadi sangat penting setelah kesaksian Powell gagal mengesankan para 'elang' The Fed.

AUD/USD tetap datar di sekitar 0,7210, memudarkan momentum kenaikan hari sebelumnya pada awal Rabu. Kelambanan pasangan mata uang tersebut baru-baru ini dapat dikaitkan dengan sentimen pasar yang hati-hati menjelang data inflasi AS, serta data IHK dan IHP Tiongkok yang suram. Yang juga menantang para pembeli pasangan mata uang ini adalah masalah virus di dalam dan luar negeri.

Indeks Harga Konsumen (IHK) utama Tiongkok turun di bawah perkiraan 1,8% dan 2,3% sebelumnya ke 1,5% Tahun/Tahun sementara pembacaan Bulan/Bulan juga turun ke -0,3% dibandingkan dengan perkiraan +0,2% dan +0,4% sebelumnya. Selain itu, inflasi gerbang pabrik, yaitu Indeks Harga Produsen (IHP) untuk bulan Desember juga turun di bawah 11,1% yang diharapkan dan 12,9% sebelumnya, menjadi 10,3% Tahun/Tahun.

Baca: IHK Tiongkok Meleset dari Perkiraan, AUD Tidak Berubah setelah Hasilnya, Sejauh Ini

Perlu dicatat bahwa Lowongan Kerja Australia selama tiga bulan hingga November melonjak melewati -9,8% sebelumnya ke 18,5% Kuartal/Kuartal selama awal sesi Asia dan mendukung momentum kenaikan pasangan mata uang ini.

Sebelum itu, pasangan barometer risiko didukung oleh Kesaksian terukur Ketua The Fed Jerome Powell yang menunjukkan kesiapan untuk menaikkan suku bunga tetapi tetap berhati-hati atas normalisasi neraca. Powell The Fed juga memperkirakan bahwa krisis pasokan akan sedikit mereda dan dampak ekonomi dari varian Omicron akan berumur pendek, yang pada gilirannya menawarkan bantuan tambahan kepada para pembeli AUD/USD pada hari sebelumnya.

Namun, perkiraan ekonomi yang suram dari Bank Dunia (WB) dan sejumlah data yang beragam dari Australia, serta AS, menahan para pembeli AUD/USD pada hari Selasa. Masalah virus Corona yang dikutip akan memangkas ekspektasi PDB global untuk tahun 2022 menjadi 4,1% dari 4,3% estimasi sebelumnya. Bank Dunia itu juga memangkas perkiraan ekonomi AS dan Tiongkok untuk tahun 2022, sebesar 0,5% menjadi 3,7% dan sebesar 0,3% menjadi 5,1% sesuai urutan tersebut.

Perlu dicatat bahwa skenario campuran yang digambarkan oleh Penjualan Ritel Australia, Neraca Perdagangan, dan data sentimen dari AS juga menantang para pembeli AUD/USD. Dengan itu, penjualan Ritel Australia pada bulan November melonjak melewati 4,9% sebelumnya dan perkiraan 3,9% menjadi 7,3%, sementara Neraca Perdagangan turun ke 9423 Juta versus 10600 Juta yang diharapkan dan 10781 Juta sebelumnya. Di tempat lain, Indeks Optimisme Bisnis NFIB AS untuk bulan Desember naik melewati 98,4 ke 98,9  sementara Optimisme Ekonomi IBD/TIPP untuk bulan Januari turun ke 44,7 versus 48,4 pembacaan sebelumnya.

Selain itu, rekor tertinggi baru penularan Covid harian di Australia, dengan angka terbaru 98.538, bergabung dengan pengumuman darurat kesehatan masyarakat di Washington DC akan menahan para pembeli AUD/USD.

Di tengah permainan ini, imbal hasil obligasi pemerintah AS berdurasi 10-tahun tetap tertekan di sekitar 1,741% sedangkan Kontrak Berjangka S&P 500 berusaha keras untuk melacak kenaikan indeks Wall Street, tidak berubah di sekitar 4.705 pada saat berita ini dimuat.

Setelah menyaksikan kekecewaan dari Tiongkok, para pedagang AUD/USD akan mengawasi laporan inflasi AS karena tekanan harga yang lebih kuat akan menandai serangan ganda pada momentum kenaikan pasangan mata uang ini mengingat ekspektasi hawkish baru-baru ini dari The Fed. Di baris yang sama adalah ekspektasi inflasi AS yang lebih kuat, yang diukur dengan tingkat inflasi impas 10 tahun sesuai data St. Louis Federal Reserve (FRED), yang mengalami lonjakan paling tinggi dalam dua bulan pada hari sebelumnya.

Baca: Pratinjau Indeks Harga Konsumen AS Desember: The Fed Siap Bertindak

Analisis Teknis

AUD/USD bergerak di sekitar level SMA 100 di 0,7210 sambil mundur dari garis support sebelumnya dari 3 Desember, di sekitar 0,7220 pada saat berita ini dimuat.

Namun, posisi higher lows dari harga dan RSI bergabung dengan pemantulan berkelanjutan dari level SMA 200 di sekitar 0,7165 akan membuat para pembeli pasangan AUD ini tetap berharap untuk mengatasi resistance terdekat di sekitar 0,7220. Akibatnya, puncak yang dicatat dalam dua minggu di sekitar 0,7275-80 akan menjadi penting jika level 0,7220 ditembus dengan tegas.

 

Indeks Harga Produsen (Thn/Thn) Cina Desember Keluar Sebesar 10.3%, Di Bawah Harapan (11.1%)

Indeks Harga Produsen (Thn/Thn) Cina Desember Keluar Sebesar 10.3%, Di Bawah Harapan (11.1%)
Devamını oku Previous

Kuroda, BOJ: IHK Kemungkinan akan Meningkat secara Bertahap sebagai Tren

Mengomentari prospek inflasi, Gubernur Bank of Japan (BOJ) Haruhiko Kuroda mengatakan pada hari Rabu, Indeks Harga Konsumen (IHK) kemungkinan akan men
Devamını oku Next