USD/TRY Pertahankan 50-DMA karena Pembeli Incar Pergerakan Berkelanjutan di Atas 12,00

  • Harga USD/TRY melanjutkan kenaikan beruntun tiga hari pada hari Rabu.
  • Regulator Turki mengajukan pengaduan pidana atas pergerakan lira.
  • USD/TRY menunggu penerimaan di atas 12,00 setelah merebut kembali 50-DMA.

USD/TRY menahan kenaikan hari Selasa saat diperdagangkan tepat di bawah level 12,00, karena para pembeli mempertimbangkan langkah selanjutnya di tengah kondisi likuiditas akhir tahun yang tipis.

Sentimen pasar tetap beragam di tengah melonjaknya kasus COVID secara global, yang mendukung permintaan safe haven dolar AS. Selain itu, ekspektasi inflasi yang meningkat juga berkolaborasi dengan kenaikan dolar, yang menjaga sentimen tetap bertahan.

Di sisi TRY dari pasangan mata uang tersebut, lira menerima tantangan dari laporan yang dibawa oleh Financial Times (FT), yang mengutip bahwa “Regulator perbankan Turki telah mengajukan pengaduan pidana terhadap lebih dari 20 orang, termasuk mantan gubernur bank sentral, jurnalis dan seorang ekonom, atas dugaan upaya untuk memanipulasi nilai tukar negara dalam sebuah langkah yang dapat meredam kritik terhadap kebijakan ekonomi pemerintah yang tidak ortodoks.”

Sementara itu, jajak pendapat Reuters terbaru mengungkapkan bahwa "tingkat inflasi tahunan Turki diperkirakan telah mencapai 30,6% pada bulan Desember, menembus level 30% untuk pertama kalinya sejak 2003 akibat harga naik karena rekor volatilitas lira,"

Melihat grafik teknis USD/TRY, spot ini menghasilkan penutupan harian di atas resistance Moving Average (DMA) 50-Hari, sekarang di 11,70, setelah memantul dari support kritis 100-DMA di minggu sebelumnya.

Relative Strength Index (RSI) 14-hari beringsut lebih dekat menuju garis tengah, masih di bawah garis tengah, yang mengancam momentum pemulihan saat itu.

Kegagalan untuk bertahan di atas DMA 50 dapat menarik para penjual untuk menguji terendah Senin di 11,07, di bawahnya DMA 100 di 10,18 akan kembali bermain.

Pada sisi atas, resistance berikutnya yang relevan terlihat di tertinggi Malam Natal di 12,19 setelah level 12,00 ditembus dengan meyakinkan.

Lebih jauh ke atas, rally menuju 21-DMA di 13,35 tidak dapat dikesampingkan.

USD/TRY: Grafik Harian

Penjual NZD/USD Serang 0,6800 Bahkan saat Imbal Hasil dan Kasus Virus Corona Selandia Baru Mereda

NZD/USD mempertahankan bias bearish hari sebelumnya, yang turun ke 0,6800 pada hari Rabu pagi di sesi Asia. Dengan demikian, pasangan Kiwi ini gagal
Mehr darüber lesen Previous

Indeks Dolar AS tetap Menguat di Atas 96,00 karena Imbal Hasil dan Saham Berjangka Gambarkan Sentimen Risk-Off

Indeks Dolar AS (DXY) tetap menguat untuk hari kedua berturut-turut, yang naik sebesar 0,05% di sekitar 96,20 pada saat berita ini ditulis hari Rabu p
Mehr darüber lesen Next