Berita Harga USD/IDR: Rupiah Turun ke $14.250 Setelah Komentar Gubernur Bank Indonesia Warjiyo

  • USD/IDR memantul dari terendah dua bulan yang terlihat pada hari Rabu.
  • Warjiyo dari BI mengharapkan imbal hasil obligasi yang lebih kuat tetapi mengabaikan seruan kenaikan suku bunga.
  • Pasar Asia-Pasifik tetap tenang dan ringan di tengah sentimen risk-on terkait virus.

USD/IDR naik-turun di sekitar $14,210, setelah naik ke $14,250, pada awal hari ini. Pasangan Rupiah Indonesia (IDR) mencetak kenaikan harian untuk pertama kalinya dalam empat hari dan memantul dari terendah bulanan yang terlihat dua hari sebelumnya, juga level terendah sejak Oktober.

Pullback korektif dapat dikaitkan dengan komentar Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, yang diberitakan oleh Reuters.

“Obligasi Indonesia harus naik 50 basis poin (bp) tahun depan untuk menyamai perkiraan peningkatan 50 hingga 75 bp dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS karena Amerika Serikat memperketat kebijakan moneter,” kata Warjiyo dari BI.

Gubernur Bank sentral Indonesia itu juga memperkirakan kenaikan inflasi akan dimulai pada kuartal ketiga 2022. Namun, pemimpin BI itu mengulangi janjinya untuk mempertahankan suku bunga Indonesia rendah sampai inflasi mulai memanas.

Di sisi lain, liburan Natal di beberapa pasar Barat dan kalender ringan membatasi pergerakan USD/IDR. Namun, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang optimis pada akhirnya, didukung oleh Indeks Harga PCE Inti AS yang lebih kuat, tidak melupakan Pesanan Barang Tahan Lama dan Indeks Sentimen Konsumen Michigan, mendukung pembeli pasangan ini. Atau, berita positif atas penyembuhan strain COVID dan studi yang meredakan kekhawatiran rawat inap menjaga sentimen pasar sedikit positif dan membatasi kenaikan terdekat pasangan USD/IDR.

Analisis teknis

Kecuali ada penutupan harian di luar wilayah $14.283-87 yang terdiri dari DMA 100 dan DMA 50, penurunan USD/IDR tetap penuh harapan. Atau, terendah Mei di sekitar $14,090 memikat penjual untuk saat ini.

 

 

Unit Perumahan Baru Disetahunkan Jepang November Tenggelam Dari Sebelumnya 0.892M Ke 0.848M

Unit Perumahan Baru Disetahunkan Jepang November Tenggelam Dari Sebelumnya 0.892M Ke 0.848M
Mehr darüber lesen Previous

Pesanan Konstruksi (Thn/Thn) Jepang November Di Bawah Harapan (4.9%) : Aktual (0%)

Pesanan Konstruksi (Thn/Thn) Jepang November Di Bawah Harapan (4.9%) : Aktual (0%)
Mehr darüber lesen Next