NZD/USD Merosot Menuju 0,6900 setelah Kenaikan Suku Bunga RBNZ 0,25%, Pidato Gubernur Orr Diperhatikan

  • NZD/USD gagal menegaskan kenaikan bullish Doji hari Selasa dan kenaikan suku bunga RBNZ.
  • RBNZ sesuai dengan perkiraan pasar yang menaikkan suku bunganya sebesar 0,25%.
  • Hipkins Selandia Baru mengumumkan panduan perjalanan untuk pengunjung luar negeri.

Imbal Hasil obligasi pemerintah mengincar puncak tahunan tetapi DXY berugulat di sekitar tertinggi 16-bulan menjelang sejumlah data/acara tingkat atas AS.

NZD/USD tetap tertekan di sekitar 0,6930, menyusul penurunan cepat ke 0,6916 karena keputusan suku bunga Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) selama Rabu pagi.

Penurunan awal pasangan kiwi ini dapat dikaitkan dengan kegagalan bank sentral Selandia Baru untuk mengejutkan pasar sambil mengumumkan kenaikan suku bunga 25 basis poin (bp) yang diantisipasi secara luas, untuk kedua kalinya. RBNZ juga mengatakan, “Kondisi pada ekonomi yang berkembang seperti yang diharapkan, OCR kemungkinan perlu dinaikkan di atas tingkat netralnya.”

Baca: Breaking: RBNZ Menaikkan Seusai yang diharapkan sebesar 25bp, NZD/USD Bimbang

Sebelumnya di sesi Asia, Indeks Dolar AS (DXY) mundur dari puncak 16 bulan dan harapan kenaikan suku bunga membuat para pembeli NZD/USD tetap optimis. Para pembeli DXY mundur karena data aktivitas AS yang beragam, menyusul dorongan kuat pada imbal hasil dan Indeks Dolar AS (DXY) setelah Presiden AS Joe Biden menominasikan Jerome Powell sebagai Ketua Federal Reserve (The Fed) dan Richard Clarida sebagai Wakil Ketua.

Selain pergerakan DXY yang lamban, optimisme atas pertempuran COVID di Selandia Baru juga membantu para pembeli NZD/USD sebelum keputusan RBNZ. “Mulai 30 April, pengunjung luar negeri yang divaksinasi lengkap akan dapat melakukan perjalanan ke Selandia Baru secara bertahap,” kata Menteri Tanggap COVID-19 negara itu Chris Hipkins dalam konferensi pers di Wellington pada hari Rabu ini.

Setelah menyaksikan reaksi awal pasar terhadap tindakan RBNZ itu, para pedagang NZD/USD kemudian akan memperhatikan pidato Gubernur RBNZ Adrian Orr, yang dijadwalkan untuk rilis sekitar pukul 02:00 GMT / 09:00 WIB, untuk dorongan baru. Jika para pengambil kebijakan memiliki pandangan hawkish terhadap ekonomi dan memberi sinyal kesiapan untuk menerima lebih banyak kenaikan suku bunga, pasangan Kiwi ini mungkin akan melakukan kenaikan lebih lanjut.

Selain Orr RBNZ, beberapa data AS tingkat atas juga akan penting untuk arah jangka pendek pasangan Kiwi ini. Beberapa data penting di antaranya adalah, Pesanan Barang Tahan Lama bulan Oktober, perkiraan kedua Produk Domestik Bruto Kuartal 3, Risalah Rapat FOMC terbaru dan inflasi inti PCE bulan Oktober.

Analisis Teknis

Pemantulan pasangan NZD/USD dari garis support 13 minggu, di 0,6930 pada saat berita ini dimuat, menggambarkan candlestick Doji bullish pada grafik harian, yang menunjukkan kenaikan lebih lanjut akan melewati resistance utama, yaitu Fibonacci retracement 61,8% (Fibo. ) dari kenaikan Agustus-Oktober, di sekitar 0,6960. Namun, penutupan harian di bawah level garis support yang dinyatakan di 0,6930 akan memiliki kesempatan lain untuk menarik para pembeli pasangan mata uang ini, di sekitar level Fibonacci retracement 78,6% di 0,6890.

 

Breaking: RBNZ Menaikkan Seusai yang diharapkan sebesar 25bp, NZD/USD Bimbang

RBNZ telah menaikkan OCR sebesar 25bs dan melihat inflasi utama di atas 5% dalam waktu dekat dengan proyeksi menunjukkan tingkat suku bunga naik ke 2%
Baca lagi Previous

Penetapan Kurs Tengah USD/CNY: 6,3903 Versus Estimasi 6,3929

Dalam perdagangan terbaru hari ini, Bank Rakyat Tiongkok (People’s Bank of China/PBOC) menetapkan kurs tengah yuan (CNY) di 6,3903 versus penetapan se
Baca lagi Next