USD/JPY Terus Dekati Level 114,00 Jelang Stimulus Raksasa Jepang

  • USD/JPY optimis, stimulus Jepang 56 triliun yen ($490 miliar) akan segera dilaksanakan.
  • USD/JPY melayang di sekitar level 114,00 selama sesi perdagangan Asia.
  • Pasangan mata uang ini didukung oleh peningkatan imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun.

USD/JPY terus melayang di sekitar level 114,00 pada hari Jumat. Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan pada 114,34, yang naik sebesar 0,07%. Pasangan mata uang ini telah berkinerja dengan baik secara umum, yang didukung oleh peningkatan Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun, yang saat ini diperdagangkan naik 1,59%. Para ahli percaya alasan pemulihan bisa jadi adalah aksi beli saat turun dalam tren 2021 yang diikuti oleh para investor USD/JPY.

Sebelumnya, pada hari Rabu, USD/JPY mengalami pukulan setelah imbal hasil obligasi pemerintah AS turun. Namun, pasangan mata uang ini memperoleh beberapa kekuatan pada hari berikutnya, dan sejak itu, telah mendekati level 114,00.

Selain itu, berita yang keluar dari Tokyo terkait paket stimulus COVID-19 juga menciptakan riak di bursa valas. Sebuah laporan Reuters telah menyatakan bahwa Jepang siap untuk mengkompilasi rekor paket stimulus fiskal sebesar 56 triliun yen, yang akan jatuh tempo hari ini. Stimulus tersebut bertujuan untuk meredam ekonomi Jepang yang dilanda pandemi, yang menolak langkah-langkah pengurangan QE yang diikuti secara global.

USD/JPY diperdagangkan pada tertinggi multi-tahun pada hari Rabu di sekitar 114,81, yang terkuat sejak 20 Oktober dan kemudian mundur sedikit. Pasangan mata uang ini menuju penghalang resistance utama di 115,00. Pada saat pelaporan, mencapai puncaknya di 114,93 dengan terendah di 114,78. Kombinasi imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi, kenaikan harga ekuitas, dan rally dolar AS secara luas mendorong kekuatan lebih lanjut.

Pesona dolar AS telah kehabisan tenaga dan telah kehilangan semangat dibandingkan dengan mata uang lokal Yen. Indeks dolar pullback dari tertinggi 16-bulan dengan indeks ini turun kembali ke 95,50-an di sesi perdagangan Asia Pasifik.

Juga, USD/JPY tampaknya mengikuti data optimis dari AS selain paket stimulus terbaru dan terus memulihkan kekuatannya yang hilang pada hari Rabu. Data ekonomi AS yang dirilis pada hari Kamis positif, dengan klaim pengangguran awal mingguan jatuh ke terendah baru pasca-pandemi di 269 ribu dan survei manufaktur Philadelphia The Fed menunjukkan peningkatan dalam kondisi bisnis.

Kalender ekonomi untuk Jepang selanjutnya pada hari Jumat ini kosong. Tapi, USD/JPY tentunya akan mengumpulkan insentif dari pidato Wakil Ketua The Fed Richard Clarida dan Christopher Waller.

 

Analisis Harga EUR/USD: Turun Kembali di Bawah 100-HMA, Perhatikan 1,1350-48

EUR/USD memangkas kenaikan harian terberat di bulan November, yang dicatat hari sebelumnya, pada awal Jumat ini. Dengan demikian, pasangan mata uang u
আরও পড়ুন Previous

Indeks Dolar AS Pulih di Dekat 95,50 karena Imbal Hasil yang Lebih Kuat dan Laporan Stimulus

Indeks Dolar AS (DXY) mengkonsolidasikan penurunan dua hari terakhir, yang mengambil tawaran beli di sekitar 95,60 pada awal Jumat ini. Pengukur green
আরও পড়ুন Next