Imbal Hasil Obligasi Pemerintah Australia 5 Tahun Segarkan Tertinggi 29 Bulan Pasca Data Inflasi

Dengan data inflasi Australia terbaru yang mendorong Reserve Bank of Australia (RBA) menuju kenaikan suku bunga, imbal hasil obligasi pemerintah Australia 5 tahun melonjak ke level tertinggi sejak Mei 2019 setelah data tersebut, pada 1,35% pada saat berita ini dimuat.

Meskipun demikian, Indeks Harga Konsumen (IHK) utama tetap tidak berubah pada 0,8% Kuartal/Kuartal, sesuai dengan perkiraan sementara turun di bawah konsensus pasar 3,1% menjadi 3,0% Tahun/Tahun. Sebaliknya, IHK rata-rata dipangkas Reserve Bank of Australia (RBA) melonjak melewati perkiraan 1,8% dan pembacaan sebelumnya 1,6% menjadi 2,1% Tahun/Tahun, sedangkan pembacaan triwulanan ke 0,7% yang juga melampaui perkiraan 0,5% dan pembacaan sebelumnya.

Namun, harus dicatat bahwa Gubernur RBA Philip Lowe sebelumnya menyebutkan perlunya menunggu data upah Australia untuk mengkonfirmasi ketakutan atas reflasi, yang pada gilirannya menahan para pembeli AUD/USD pada saat berita ini dimuat.

Yang juga menguji kenaikan harga pasangan mata uang ini adalah ekspektasi inflasi AS yang tertinggi dalam 15 tahun dan sentimen hati-hati pasar menjelang PDB AS.

Baca: AUD/USD Melompat Menuju Rintangan Utama di 0,7565 setelah Data Inflasi Australia yang Lebih Kuat

Analisis Harga Indeks Dolar AS: DXY Mundur dari SMA 100, Fokus pada Support Mingguan

Indeks Dolar AS (DXY) tetap tertekan di sekitar 93,90, mempertahankan putaran balik hari sebelumnya dari puncak mingguan. Dengan demikian, pengukur gr
Đọc thêm Previous

Penetapan Kurs Tengah USD/CNY: 6,3856 Versus Penutupan Terakhir di 6,3830

Dalam perdagangan terbaru hari ini, Bank Rakyat Tiongkok (People’s Bank of China/PBOC) menetapkan kurs tengah yuan (CNY) di 6,3856 versus penutupan te
Đọc thêm Next