Dolar AS Mundur dari Siklus Tertinggi Baru Jelang Acara Penting AS
- Dolar AS melemah, mundur dari tertinggi baru harian.
- Imbal hasil AS merosot setelah mencapai tertinggi baru juga sebelum acara penting AS.
Sesuai analisis bullish, sejak Agustus tahun ini, dolar AS memulai penutupan mingguan yang sangat bullish, harga memang telah bergerak lebih tinggi di sepanjang jalur bullish yang diproyeksikan. Imbal hasil AS telah memimpin dalam lintasan yang sama, seperti yang diperkirakan pada bulan Agustus.
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, menyentuh 94,519 tertinggi sejak akhir September 2020. Imbal hasil pada obligasi pemeringtah AS bertenor dua tahun melonjak ke tertinggi dalam lebih dari 18 bulan pada hari Selasa, karena para investor menjual utang AS.
Kekhawatiran bahwa melonjaknya harga energi akan memicu inflasi dan menambah tekanan pada The Fed untuk mengambil tindakan lebih cepat dari yang diantisipasi. Namun, higher high berumur pendek dan imbal hasil bertenor dua tahun jatuh menjelang penutupan di New York. Hari ini, imbal hasil tertekan yang dapat membantu menjelaskan perilaku lamban dalam greenback pada hari Rabu sejauh ini.
Dengan demikian, para pedagang kemungkinan akan mengambil jeda menjelang data penting dari AS, dimulai dengan Indeks Harga Konsumen AS hari ini. Data Penjualan Ritel kemudian diharapkan pada hari Jumat untuk menambah petunjuk lebih lanjut tentang kapan The Fed mungkin mulai mengurangi stimulusnya. Sementara itu, risalah rapat FOMC bulan September juga akan memberikan kejelasan yang lebih besar terkait pandangan Komite terhadap risiko.