USD/CHF Tetap Defensif di Dekat 0,9200 karena USD Stabil

  • USD/CHF tetap tenang di sesi Asia di pertengahan minggu ini.
  • Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10-tahun turun pada hari Selasa menyusul data IHK yang lebih lemah.
  • Indeks Dolar AS tetap kuat di dekat 92,70 setelah tekanan jual yang dipicu oleh IHK berumur pendek.

Pasangan USD/CHF tetap diam di jam perdagangan awal sesi Asia pada hari Rabu ini. Pasangan mata uang ini gagal mempertahankan momentum kenaikan sesi sebelumnya dan melayang di kisaran perdagangan yang sangat sempit.

Pada saat penulisan, USD/CHF diperdagangkan di 0,9201, turun 0,01% untuk hari ini.

Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur kinerja greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, diperdagangkan di dekat 92,70 setelah menguji terendah mingguan di sekitar 92,30 pada hari Selasa.

Imbal hasil acuan AS 10-tahun turun ke 1,28% dengan pelemahan sebesar 3,05% menyusul data Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang lebih lemah, yang meredakan kekhawatiran bahwa The Fed harus mulai melakukan pengurangan QE lebih awal.

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS, tidak termasuk komponen makanan dan energi yang volatil, naik 0,1% di bulan Agustus. Inflasi tumbuh 0,3% di bulan sebelumnya dibandingkan dengan 0,5% di bulan Juli. Data tersebut selaras dengan pandangan The Fed terhadap inflasi sebagai sementara dan menimbulkan keraguan terkait pengurangan QE tahun ini.

Perlu dicatat bahwa, Kontrak berjangka S&P 500 diperdagangkan pada 4.443,05 dengan pelemahan sebesar 0,57%, yang mengindikasikan berkurangnya selera risiko di kalangan para investor.

Di sisi lain, franc Swiss mempertahankan daya tarik safe-haven-nya di tengah penghindaran risiko karena penyebaran cepat virus corona varian Delta dan dampaknya terhadap pemulihan ekonomi global.

Selain itu, data ekonomi yang kuat memicu kenaikan franc karena harga produsen dan impor Swiss melonjak 4,4% pada bulan Agustus secara tahunan. Tingkat Pengangguran turun ke level terendah 18-bulan di 2,7% pada bulan Agustus, dan sedikit di bawah konsensus pasar 2,8%.

Untuk saat ini, para pedagang menunggu data Produksi Industri AS, Indeks Manufaktur Negara Bagian NY, dan data Neraca Perdagangan untuk mendapatkan dorongan perdagangan baru.

 

Indeks Dolar AS Berkonsolidasi Pasca Kenaikan Inflasi Menuju 93,00 di Tengah Sesi yang Lesu

Para pembeli Indeks Dolar AS (DXY) beristirahat sejenak di sekitar 92,65 selama sesi Asia pada hari Rabu ini. Indeks greenback menyaksikan sesi berge
了解更多 Previous

Analisis Harga NZD/USD: Sedikit dalam Tawaran Jual di Bawah 200-DMA dan Garis Resistance Berusia Beberapa Hari

NZD/USD mempertahankan kinerja suram hari sebelumnya di bawah 0,7100, turun sebesar 0,12% dalam intraday di sekitar 0,7090 selama sesi Asia hari Rabu
了解更多 Next