Pasar Saham Asia: Mengkonsolidasi Penurunan Baru-Baru Ini Di Tengah Imbal Hasil Treasury Yang Lebih Kuat

  • Ekuitas Asia pulih di tengah sesi yang tenang, meredanya kekhawatiran penurunan Fed.
  • Kisah perdagangan AS-Tiongkok dan berita utama COVID gagal menghibur para pedagang menjelang kesaksian Powell.

Saham Asia tetap berada di posisi terdepan di pagi hari ini karena investor menjadi optimis setelah pidato Fed terbaru. Yang juga mendukung kenaikan pasar adalah imbal hasil Treasury AS yang lebih kuat dan mengurangi kekhawatiran COVID di Asia.

Di tengah permainan ini, indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,18% intraday sedangkan Nikkei 225 Jepang menghentikan tren turun empat hari, naik 3,0% pada saat berita ini dimuat.

ASX 200 Australia naik 1,62% karena data Australia tingkat kedua yang suram menentang tantangan kebijakan uang mudah RBA. Perlu dicatat bahwa hasil yang kuat dari Survei Konsumen Westpac Selandia Baru untuk Q2 2021 menghentikan NZX 50 untuk mengikuti teman-teman regional.

Indeks Tiongkok terombang-ambing antara naik dan turun karena kemampuan Beijing untuk memberikan kesepakatan perdagangan yang menjanjikan risiko ketegangan baru meskipun Global Times menyebut kondisi tersebut sebagai "make-or-break". Di tempat lain, KOSPI Korea Selatan diuntungkan oleh Indeks Harga Produsen yang optimis sedangkan BEI Indonesia mengikuti kondisi pasar yang luas bahkan ketika pemerintah Indonesia memerangi kebangkitan virus. Selanjutnya, BSE Sensex India mencetak kenaikan intraday 0,80% untuk menyegarkan rekor tertinggi karena para pejabat mempercepat pukulan.

Di sisi yang lebih luas, S&P 500 Futures mencetak kenaikan ringan menyusul kenaikan Wall Street sementara imbal hasil Treasury AS 10-tahun tetap lebih kuat setelah memantul dari level terendah empat bulan pada hari sebelumnya.

Ketika para pedagang global bersiap untuk kesaksian Ketua Fed Jerome Powell untuk mengkonfirmasi tidak ada ancaman terhadap kebijakan uang mudah, pasar kemungkinan akan tetap lamban menjelang acara tersebut. Meskipun, sentimen hati-hati dapat membantu Dolar AS tetap dalam penawaran beli yang ringan tetapi dapat mengambil risiko penurunan lebih lanjut jika Powell sesuai dengan perkiraan optimis.

Baca: S&P 500 Futures: Defensif Di Atas 4.200 Di Tengah Yield Treasury Yang Stabil, Amati Jerome Powell

Indeks Dolar AS: Kenaikan Lebih Lanjut Diharapkan Di Atas 92,55 – UOB

Quek Ser Leang dari Global Economics & Markets Research UOB Group mencatat DXY dapat melihat kenaikannya semakin cepat setelah menembus level 92,55.
Read more Previous

Kontrak Berjangka Emas: Kenaikan Lebih Lanjut Terlihat Terbatas

Angka lanjutan CME Group untuk pasar berjangka emas mencatat open interest memperpanjang tren turun untuk sesi lain pada hari Senin, kali ini sekitar
Read more Next