WTI Turun Tajam Setelah Reli Tiga Hari, Diperdagangkan Di Bawah $64

  • Harga minyak mentah mendorong lebih rendah menjelang akhir pekan.
  • Aktivitas di sektor manufaktur Tiongkok terus berkembang.
  • Fokus bergeser ke data Jumlah Pengeboran Minyak AS dari Baker Hughes.

Harga minyak mentah naik tajam minggu ini dan barel West Texas Intermediate (WTI) menyentuh level tertinggi sejak 12 Maret di $65,44 pada Kamis. Namun, WTI kehilangan traksinya pada hari perdagangan terakhir bulan April ini dan terakhir terlihat melemah 1,55% pada basis hadian di $63,85.

Prospek permintaan energi membaik karena data AS yang optimis
Pada hari Kamis, data yang diterbitkan oleh Biro Analisis Ekonomi AS (BEA) menunjukkan PDB Riil meningkat pada tingkat tahunan 6,4% pada kuartal pertama. Pembacaan ini mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 6,1% dan menghidupkan kembali harapan untuk pemulihan yang stabil dalam permintaan energi di paruh kedua tahun ini.

Di sisi lain, IMP Manufaktur NBS di Tiongkok turun tipis menjadi 51,1 pada bulan April dari 51,9 pada bulan Maret, menunjukkan bahwa aktivitas bisnis di sektor manufaktur terus tumbuh, meskipun dengan kecepatan yang lebih lambat.

Sementara itu, survei Reuters yang baru-baru ini diterbitkan menunjukkan pada hari Jumat bahwa produksi minyak OPEC meningkat 100.000 barel per hari pada bulan April.

Kemudian, data mingguan Jumlah Pengeboran Minyak AS dari Baker Hughes Energy Services akan diawasi dengan ketat oleh para pelaku pasar.

 

Cadangan Devisa, USD India April 23 Tumbuh Dari Sebelumnya $582.41B Ke $584.11B

Cadangan Devisa, USD India April 23 Tumbuh Dari Sebelumnya $582.41B Ke $584.11B
Devamını oku Previous

Bitcoin Bisa Naik Hingga Dua Juta Dolar, Bahkan Lebih – Rabobank

Dalam beberapa bulan terakhir, harga Bitcoin telah meningkat tajam dengan keseimbangan, meskipun ada beberapa fluktuasi. Seberapa tinggi nilai Bitcoin
Devamını oku Next