USD/IDR Melanjutkan Reaksi Terhadap Pemotongan Suku Bunga Keempat Bank Indonesia Berturut-Turut

  • USD/IDR mempertahankan kenaikan pemulihan di tengah kurangnya katalis utama.
  • Bank Indonesia (BI) mengutip kekhawatiran pertumbuhan sementara mengumumkan pemotongan suku bunga keempat pada hari Kamis.

Menyusul kenaikan terbesar dalam sebulan, didukung oleh penurunan suku bunga BI, USD/IDR memperpanjang pullback dari terendah bulanan sementara diperdagangkan di sekitar 14.060 selama sesi Asia pada hari ini.

Pemotongan keempat tingkat suku bunga Bank Indonesia (BI) berturut-turut dapat terlihat sebagai katalis utama untuk pemulihan pasangan ini pada hari Kamis. Bank sentral Indonesia memangkas tingkat suku bunga pembelian kembali cadangan 7 hari sebesar 25 basis poin (bp) menjadi 5,00% sementara menyamai sebagian besar konsensus pasar. Selain itu, tingkat informasi utama mengenai setoran overnight dan fasilitas pinjaman dipangkas masing-masing sebesar 25 bp menjadi 4,25% dan 5,75%.

Gubernur BI Perry Warjiyo, mengutip inflasi dan kekhawatiran pertumbuhan menjadi alasan utama keputusan itu. Prospek suram pertumbuhan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk Asia dan ketidakpastian yang sedang berlangsung seputar ketegangan perdagangan AS-China juga dapat dianggap memainkan peran mereka di balik tindakan BI.

Yang juga mendukung kenaikan pasangan ini adalah penguatan Dolar AS (USD) secara luas di belakang data Indeks Manajer Pembelian (IMP) yang optimis dan dukungan pasar untuk Greenback di tengah sinyal lamban dari Bank Sentral Eropa (ECB) dan pesimisme politik mengenai Brexit.

Harga cenderung bergantung terutama pada berita utama perdagangan/politik di tengah kalender ekonomi yang ringan. Investor menunggu reaksi China terhadap komunikasi terbaru Amerika Serikat (AS) yang mengkritik catatan Hak Asasi Manusia negara naga itu sementara juga mendukung para pemrotes Hong Kong.

Analisis Teknis

Sementara Rata-Rata Pergerakan Eksponensial (EMA) 21-hari di sekitar 14.110 bertindak sebagai penghalang sisi atas terdekat, penutupan harian di atas level EMA 200 hari dari 14.200 akan menjadi pertanda baik bagi pembeli. Sebaliknya, penurunan di bawah 13.980 dapat kembali ke terendah bulan September di dekat 13.880.

Analisis Teknis EUR/USD: Risiko Condong Ke Downside Setelah Gagal Breakout

EUR/USD kemungkinan akan menghadapi tekanan jual, setelah gagal memanfaatkan terobosan bullish pada hari Kamis. Mata uang umum keluar dari falling ch
Mehr darüber lesen Previous

PBoC Tetapkan Tingkat Referensi Yuan Di 7,0749

Bank Rakyat China (PBoC) telah menetapkan nilai referensi Yuan di 7,0749 vs penetapan Kamis di 7,0727.
Mehr darüber lesen Next