USD/IDR: Aksi Jual Rupiah Terhenti Setelah Bank Indonesia Melakukan Intervensi Di Pasar Obligasi

Nanang Hendarsah, Kepala Departemen Manajemen Moneter Bank Indonesia mengatakan dalam sebuah pesan teks pada hari Senin, bank sentral Indonesia melakukan intervensi di pasar obligasi pada hari Senin untuk mendukung mata uang Rupiah.

Hendarsah mengatakan: "Bank Indonesia melakukan intervensi di pasar obligasi, masih berlangsung, untuk menjaga stabilitas Rupiah."

Menyusul penghindaran risiko setelah serangan pabrik minyak Saudi, Rupiah Indonesia menyaksikan penurunan tajam terhadap Dolar Amerika, USD/IDR menguat 0,60% mendekati level 14.050.

Rupiah mencapai puncak baru dua bulan vs Dolar AS pada hari Jumat pukul 13.905 di tengah ekspektasi Fed yang dovish dan optimisme perdagangan AS-China.

Level USD/IDR untuk dipertimbangkan

Serangan Minyak Saudi Akan Menaikkan Premi Risiko Di Pasar Minyak Mentah - S&P Global Platts

Mengomentari serangan akhir pekan pada fasilitas minyak dan gas Arab Saudi dan dampaknya terhadap pasar minyak, Chris Midgley, Kepala Analisis Global
了解更多 Previous

Analisa Teknis WTI: Tawaran Beli Kuat Di Dekat Garis Tren Turun 11 Bulan

Harga minyak WTI saat ini diperdagangkan di $ 59,70 per barel, mewakili kenaikan 8,5% dalam 24 jam. Harga mencapai tertinggi $ 60,63 di awal Asia, lev
了解更多 Next