Analisis Teknis WTI: Cetak Candle Bullish Yang Kuat
Atas dasar fundamental, yang telah mendorong harga WTI lebih tinggi, AS sedang mempertimbangkan untuk membiarkan keringanan Venezuela berakhir untuk Chevron dan perusahaan AS lainnya, yang secara signifikan akan mempercepat penurunan produksi minyak mentah Venezuela. Ada juga ketegangan yang meningkat dengan Iran karena Rouhani mempertimbangkan 'konsekuensi' bagi keputusan Inggris untuk merebut harga pelampung tanker minyak Iran.
Hal ini telah membuka sisi positifnya, dengan WTI mencetak candle bullish yang kuat, melampaui level 60,12 sebelumnya dan menembus lebih tinggi di atas EMA 20, 50 dan 200 yang akan mendukung downside pada koreksi bearish dengan yang pertama berada di 57,90 (MA 200 hari). Di sisi sebaliknya, bear bertujuan untuk menembus ke posisi terendah mingguan di 56,77. Di bawahnya, terletak level 52 dan kemudian terendah 14 Januari di 50,41 menjelang terendah 26 November di 49,44 yang merupakan target.