Analisis Teknis EUR/JPY: Descending Channel Batasi Pemulihan Menuju 200-HMA

Meskipun memantul 61,8% retracement Fibonacci dari kenaikan bulan ini, pasangan EUR/JPY berjuang dengan resistensi saluran tren menurun jangka pendek sementara diperdagangkan di dekat 121,85 pada awal Senin.

Akibatnya, pullback pasangan ke 121,70 yang terdiri dari retracement Fibonacci 61,8% dan kemudian ke terendah terbaru di dekat 121,59 tidak dapat ditolak. Namun, garis support channel di 121,41 bisa memnguji penurunan lebih lanjut.

Seandainya harga tergelincir di bawah 121,41, 121,25 dan terendah bulan ini di sekitar 120,78 dapat berkedip pada radar bear.

Sementara itu, pasangan yang bertahan pada penembusan angka resistensi channel di 121,91 dapat memicu kenaikan baru ke 122,10 menjelang level 200-moving average (200-HMA) di 122,30.

Jika ada kenaikan lebih lanjut yang melewati 122,30, retracement Fibonacci 23,6% di dekat 122,61 dan puncak terbaru di dekat 123,18 bisa menjadi favorit bulls.

Grafik per jam EUR/JPY

EURJPY

Trend: Bearish

TINJAUAN

Harga Terakhir Hari Ini: 121,83
Perubahan Harian Hari Ini: 15 pip
Perubahan % Harian Hari Ini: 0,12%
Pembukaan Harian Hari Ini: 121,68

TREN

SMA20 Harian: 122,27
SMA50 Harian: 123,7
SMA100 Harian: 122,27
SMA200 Harian: 123,7

LEVEL

Tertinggi Harian Sebelumnya: 122,3
Terendah Harian Sebelumnya: 121,58
Tertinggi Mingguan Sebelumnya: 123,18
Terendah Mingguan Sebelumnya: 121,58
Tertinggi Bulanan Sebelumnya: 125,24
Terendah Bulanan Sebelumnya: 120,92
Fibonacci 38,2% Harian: 121,86
Fibonacci 61,8% Harian: 122,02
Pivot Point S1 Harian: 121,41
Pivot Point S2 Harian: 121,14
Pivot Point S3 Harian: 120,7
Pivot Point R1 Harian: 122,12
Pivot Point R2 Harian: 122,56
Pivot Point R3 Harian: 122,83

PBOC Tetapkan Kurs referensi Yuan Pada 6,8940

Bank Rakyat China (PBOC) telah menetapkan nilai referensi Yuan pada 6,8940 vs fix Jumat pada 6,8937.
Baca lagi Previous

Uni Eropa Menyerukan Dialog Untuk Meredakan Ketegangan Di Wilayah Teluk - KUNA

Kuwait News Agency (KUNA) melaporkan komentar terakhir oleh Sekretaris Jenderal Layanan Tindakan Eksternal Eropa (EEAS), Helga Schmd, ketika dia mempe
Baca lagi Next