Saham Asia Berjuang Mengikuti Kenaikan Wall Street

Bursa Asia bolak-balik pada Jumat pagi karena retorika terbaru pemerintahan Trump terhadap Turki dan data tingkat kedua yang lamban menghentikan investor untuk mengikuti kenaikan Wall Street.

Indeks MSCI untuk saham Asia Pasifik di luar Jepang mengedipkan penurunan sekitar 0,3% saat penulisan sedangkan Nikkei Jepang naik 1,45% pada saat penulisan.

Tidak adanya negatif baru dari sisi AS-China bergabung dengan data dan pendapatan yang optimis membantu indeks AS membukukan kenaikkan. DJI30 naik +0,84% ke 21.466 sementara Nasdaq naik mendekati 1,0% dengan S&P500 menandai kenaikkan 0,90%.

ASX200 Australia melaporkan kenaikan +0,81% sementara NZX50 Selandia Baru mengabaikan IMP bisnis terbaru dan kini menguat +0,30%. Lebih lanjut, Kospi Korea Selatan bertahan hampir 0,70% positif dengan IHSG Indonesia dan HANG SENG sebagian besar tetap tidak berubah.

Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menolak perjanjian perdagangan preferensial dengan Turki yang memungkinkan sejumlah ekspor masuk ke negara bebas pajak. Ini bisa sebagai tanggapan terhadap keputusan terbaru Gedung Putih untuk memangkas tarif pada Turki hingga setengahnya pada hari Kamis.

Nada risiko sebagian besar tetap tidak berubah dengan barometer risiko global yield treasury 10-tahun AS dekat 2,40% kemarin.

Ke depan, kurangnya data/event pasar utama dapat mendorong investor untuk terus menyeret berita politik sebagai dorongan baru. Padahal, komentar dari anggota Fed dan angka sentimen konsumen dari AS dapat menghibur para pedagang di akhir hari.

RBA Memiliki Cukup Data Untuk Membenarkan Penurunan Suku Bunga Pada 4 Juni - JP Morgan

Analis di JP Morgan memperkirakan Reserve Bank of Australia untuk menurunkan suku bunga pada bulan Agustus dan November, tetapi percaya risiko dari la
Leer más Previous

NDRC China: Dampak Gesekan Perdagangan Terhadap Ekonomi China Dapat Dikendalikan

Berita tambahan dari perencana negara China, National Development and Reform Commission (NDRC), sekarang berbicara tentang pertengkaran perdagangan AS
Leer más Next