Rupiah Semakin Anjlok, ke 14.195

Dua hari setelah pemilihan umum diadakan pada 17 April lalu, Rupiah mulai melemah, berangkat dari level 14.100 dan terus melemah sampai hari ini, dan menyentuh tertinggi pagi tadi di 14.195, saat berita ini dimuat USDIDR diperdagangkan di 14.175.

Pasangan melemah sebesar 0,19% dari harga pembukaan di 14.148. Rupiah menjadi yang terlemah pagi ini dibanding mata uang Asia lainnya, yang juga rata-rata merah terhadap Dolar AS.

Ketidakpastian masih mewarnai kondisi ekonomi di Indonesia, menunggu hasil real count pemilihan presiden antara petahana Joko Widodo dan penantangnya Prabowo Subianto yang secara resmi akan dirilis oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang dijadwalkan selesai 22 Mei 2019 nanti.

Sementara data dari AS hari ini yang menjadi sorotan adalah Produk Domestik Bruto Tahunan untuk Kuartal 1 yang akan dirilis pukul 19:30 WIB, kemudian di jam yang sama juga akan dirilis Belanja Konsumsi Perorangan - Inti (Kuartalan), dan Indeks Sentimen Konsumen Michigan pukul 21:00 WIB. Rupiah akan semakin tertekan jika data AS ini jauh lebih besar dari ekspektasi.

Level Teknis

Pasangan berhasil menembus sisi atas channel bearish dan resistance 14.120 pada grafik harian, sekarang berusaha menguji level 14.200, bila berhasil bertahan di atas level ini, pasangan akan menuju 14.250 dan kemudian level kuat di 14.300

Support berada di 14.150/14.120 (tadinya merupakan resistance), kemudian level di bawahnya yaitu 14.100 dan 14.050, kemudian level kuat 14.000

USDIDR Harian
 

Jepang Sangat Menentang Menghubungkan FX Dengan Perdagangan

Negosiator Jepang dan AS gagal mencapai kesepakatan Kamis lalu tentang apakah kebijakan nilai tukar harus menjadi bagian dari pembicaraan perdagangan
Baca lagi Previous

Bank Indonesia: Kurs Referensi USD/IDR 26 April 2019 di 14.188

Kurs referensi Jakarta Interbank spot dollar rate (jisdor) USD/IDR Bank Indonesia 26 April 2019 adalah 14.188 (vs 25 April di 14.154).
Baca lagi Next