USD/IDR: Rupiah Tak Berubah Di Dekat 14.150 Pasca Status Quo Bank Indonesia

Pada pertemuan kebijakan moneter April pada hari Kamis, bank sentral Indonesia, Bank Indonesia (BI), memutuskan untuk mempertahankan suku bunga repo terbalik 7 hari di 6,00%, mengecewakan harapan penurunan suku bunga.

Presiden Indonesia Joko Widodo berupaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi saat ia mempersiapkan masa jabatan kedua, pasar telah memperhitungkan  bank sentral akan memangkas suku bunga dalam upayanya untuk memacu pertumbuhan.

Sementara itu, Gubernur Bank Sentral Indonesia Perry Warjiyo mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa kebijakan akan dipertahankan untuk mengendalikan pelebaran defisit neraca berjalan negara dan menjaga aset keuangannya tetap menarik bagi investor.

Pada keputusan status-quo bank sentral Indonesia, Rupiah Indonesia (IDR) tetap tidak banyak terpengaruh terhadap Dolar Amerika, pasangan silang USD/IDR mempertahankan mode konsolidasi naik di dekat level 14.150.

Pengaturan teknis tetap berpihak pada bull, jika pasangan ini ditutup di atas rintangan saluran 14.145, seperti yang dijelaskan oleh Analis FXStreet, Omkar Godbole.

Tingkat Teknis USD/IDR

 

Kontrak Berjangka JPY: Masih Berpeluang Turun Lebih Lanjut

Sehubungan dengan angka awal untuk pasar berjangka JPY dari CME Group, open interest naik untuk 3 sesi berturut-turut, kali ini hampir 7.000 kontrak.
Baca lagi Previous

USD/CAD: Bull Membuat Upaya Baru Untuk Membangun Momentum Di Atas 1,3500

Pasangan USD/CAD memperpanjang aksi harga konsolidatif sideway, meskipun tetap tidak jauh dari lonjakan pasca BoC mendekati puncak empat bulan. Sepert
Baca lagi Next