Deputi Gubernur RBA Debelle Tidak Berkomentar Soal Kebijakan Moneter Atau Ekonomi
Deputi Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Guy Debelle kembali diberitakan hari ini, melalui Reuters, berpidato dengan judul "Kemajuan pada Reformasi Tolok Ukur" pada Pertemuan Umum Tahunan ke-34 ISDA di Hong Kong.
Perlu dicatat bahwa Debelle tidak menyinggung topik kebijakan moneter atau prospek ekonomi dalam pidatonya.
Poin-Poin Utama:
“Pertama, akhir dari LIBOR semakin dekat. Pelaku pasar harus terus mempersiapkan diri dengan beralih ke rates alternatif bebas risiko.
Kedua, adalah bijaksana bagi pengguna dari semua tolok ukur untuk memiliki ketentuan cadangan yang kuat dalam kontrak mereka, bukan hanya yang merujuk LIBOR. Pekerjaan ISDA pada fall-backs sedang berkembang dengan baik, dan kami mendorong semua pengguna tolok ukur suku bunga untuk mengadopsi fall-back ISDA begitu diselesaikan.
Ketiga, sebagian besar yurisdiksi di wilayah Asia-Pasifik telah memilih untuk memperkuat tolok ukur berbasis kredit mereka. Termasuk Australia, dimana BBSW tetap kuat. Tolok ukur berbasis kredit dapat hidup berdampingan di samping rate bebas risiko ketika didukung oleh pasar-pasar dasar yang likuid. Pengguna kemudian dapat memilih tolok ukur yang paling tepat untuk keadaan mereka."