Rupiah Berbalik ke 14.165

USD/IDR ditolak dari atas 14.200, masih bertahan di atas support 14.150, sekarang diperdagangkan di kisaran 14.165an. Dengan Rupiah menjadi yang terkuat di Asia, -0.19% dari level pembukaan.

Semalam Dollar Indeks tertekan ke 96.49 setelah membentuk tinggi di 96.68, setelah data AS yang mengecewakan. Mengingat sikap sabar Fed, pedagang sekarang akan memeriksa setiap bagian data yang masuk, terutama mengenai kinerja inflasi.

Komentar dari Eric Rosengren Presiden Federal Reserve Bank of Boston mendukung ekspansi neraca Fed dan lebih banyak obligasi jangka pendek juga mendukung optimisme di pasar Asia.

Sementara kekhawatiran tentang resesi AS (dari laporan berita inversi hasil Jumat) tampaknya mulai memudar dan perkembangan positif seputar kesepakatan perdagangan AS-China menghibur para pembeli mata uang.

Data AS malam ini yang akan dipantau adalah pasar perumahan bulan Februari AS pukul 13:00 GMT (20:00 WIB). Perumahan Awal AS dapat melunak menjadi 1,215 juta di atas 1,230 juta sebelumnya sedangkan izin bangunan juga dapat turun menjadi 1,300 juta dari 1,317 juta yang direvisi sebelumnya.

Level Teknis

Pasangan menguji level 14.150, bila gagal menembus di bawahnya, pasangan akan kembali naik dan menguji level 14.200, di atasnya terbentang level 14.250 dan 14.300. Level support setelah 14.150 adalah level kuat 14.100 dan buffer di 14.050.

USDIDR Harian
 

EUR/USD: Masih Berjuang - Goldman Sachs

Analis di Goldman Sachs berpendapat bahwa risiko tetap pada downside untuk pasangan EUR/USD, mengutip tiga alasan mengapa EUR membalikkan kenaikan pas
อ่านเพิ่มเติม Previous

Minyak WTI: MA 100 Jam Batasi Kenaikan Karena Kekhawatiran Resesi

Pemantulan minyak WTI dari level terendah tujuh hari di $ 58,20 kemarin kemarin berjuang untuk menembus di atas MA 100 jam, saat ini di $ 59,35. Emas
อ่านเพิ่มเติม Next