Emas Naik Ke Tertinggi Awal Bulan Karena Kesepakatan Berdagangan AS-China, Brexit Dukung Safe Haven

Emas diperdagangkan dekat level tertinggi awal bulan, di sekitar $1306, pada Rabu pagi. Logam kuning melintasi simple moving average (SMA) 50-hari untuk pertama kalinya sejak November 2018 ketika komunikasi terbaru dari para pembuat kebijakan AS mengenai kesepakatan perdagangan dengan China bergabung dengan drama Brexit.

Setelah menyaksikan kekalahan lain di parlemen, PM Inggris Theresa May mengumumkan langkah selanjutnya. Pernyataan PM mengisyaratkan pemungutan suara Rabu untuk meninggalkan UE tanpa-kesepakatan, yang jika gagal dapat menyebabkan babak pemungutan suara lainnya pada hari Kamis terkait dengan memperpanjang batas waktu Pasal 50 mulai 29 Maret.

Pound British (GBP) turun setelah pengembangan dan memicu pergerakan risk-off, yang pada gilirannya mendukung emas. Menambah sentimen, komentar para pembuat kebijakan UE menimbulkan pertanyaan tentang aliran pembicaraan Brexit di masa depan sedangkan beberapa di antara kelompok politik Inggris secara aktif berusaha untuk menggulingkan PM May dari kursinya.

Meskipun sudah beberapa hari sejak kita memiliki komentar kuat tentang prospek kesepakatan perdagangan AS-China, Selasa malam menandai kembalinya spekulasi. Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo adalah yang pertama dicatat. Lighthizer dilaporkan mengatakan bahwa negosiasi perdagangan antara AS dan China mendekati solusi tetapi sangat dekat dengan fase kritis. Di sisi lain, Pompeo mengkritik China dan menaikkan hambatan di antara kedua negara adidaya.

Bahkan jika peluang yang lebih sedikit mendukung 29 Maret Brexit seperti sekarang, perkembangan positif di parlemen Inggris bisa menjadi kunci untuk menenangkan penghindaran risiko sedangkan berita yang memberi sinyal perdamaian perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia dapat membantu menarik kembali penjual Emas.

Analisis Teknis Emas

Setelah menembus area $1302-03.50, terdiri dari SMA 50-hari, harga Emas mungkin bertujuan ke $1308 dan $1313.

Jika terjadi penembusan sisi bawah $1302, $1295, $1290, dan $1286 dapat kembali pada grafik.

GBP/USD: Risk Reversals Sentuh Terendah 3-Bulan, Memberi Sinyal Lebih Banyak Kesakitan Untuk Sterling

Risk reversals pada Sterling, pengukur call options dibandingkan dengan put options pada mata uang Inggris, jatuh ke level terendah sejak 12 Desember
Leer más Previous

Analisa Teknis USD/INR: Pemantulan Korektif Menuju 70,00 Mungkin Terjadi

USD/INR bisa melihat pemantulan minor ke 70,00, karena relative strength index (RSI) pada grafik per jam telah menyimpang mendukung bull. Grafik per
Leer más Next