IHSG Dipengaruhi Perlambatan Ekonomi China
IHSG hari ini dibuka di 6.418,88, dan terakhir pukul 9:45 WIB tercatat diperdagangkan di 6.377,28. Merosot sebanyak 0,12%.
Masih rawan diperdagangkan dalam wilayah negatif, karena terimbas ekonomi China yang melambat. Data yang dirilis selama akhir pekan menunjukkan inflasi harga produsen (IHP) dalam ekonomi terbesar kedua di dunia itu naik pada tingkat tahunan 0,1 persen pada Februari, meleset dari ekspektasi kenaikan 0,2 persen. Inflasi gerbang pabrik hampir jatuh ke wilayah negatif (deflasi). Sedangkan Indeks harga konsumen (IHK) naik 1,5 persen dari tahun sebelumnya - inflasi terendah sejak Januari 2018 dan turun dari 1,7 persen pada Januari.
Saham Asia bervariasi pada hari ini, setelah minggu terburuk untuk ekuitas global sejak pertengahan Desember. Dolar menguat setelah penurunan pada hari Jumat lalu.
Saham-saham di Hong Kong dan Jepang sedikit menguat, sementara ekuitas di Korea Selatan dan Australia mundur.
NIKKEI diperdagangkan di 21069.93 naik 0,21%. SHANGHAI di 2994.89 naik 0.84%. KOSPI di turun -0,23%.