Turki Menuduh AS Melancarkan 'Perang Ekonomi' Dalam Sengketa Pendeta - Reuters

Juru bicara Presiden Turki Erdogan, Ibrahim Kalin, mencatat hal berikut dalam sebuah pernyataan tertulis kepada Reuters Rabu malam, menanggapi komentar dari penasehat Trump John Bolton.

"Pernyataannya adalah bukti bahwa administrasi Trump menargetkan sekutu NATO sebagai bagian dari perang ekonomi."

"Administrasi Trump telah ... menetapkan bahwa mereka berniat menggunakan perdagangan, tarif dan sanksi untuk memulai perang perdagangan global."

“Turki tidak memiliki niat memulai perang ekonomi dengan pihak manapun. Namun, tidak dapat diharapkan untuk tetap diam dalam menghadapi serangan terhadap ekonomi dan peradilannya.”

Kalin mengatakan Turki akan bekerja dengan negara-negara lain di dunia terhadap tindakan-tindakan yang membatasi dan menghukum.

Pada hari Rabu, Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS Trump John Bolton mengatakan bahwa Turki membuat "kesalahan besar" dengan tidak melepaskan pendeta Brunson.

Analisa Teknis NZD/USD: Kiwi Turun Ke Support Key Rising Trendline Support

Kurs Spot: 0,6675 Tertinggi Harian: 0,6701 Terendah Harian: 0.6672 Tren: bearish di bawah 0,6672 Resistance R1: 0,6687 (MA 50 jam) R2: 0,6712
Baca selengkapnya Previous

Analisa Teknis EUR/JPY: Divergensi Bearish RSI Terlihat Pada Grafik 1 Jam

Nilai Spot: 128,10 Tertinggi Harian: 128,27 Terendah Harian: 127,99 Tren: Bearish Resisten R1: 128,27 (tertinggi sesi) R2: 128,44 (R Fib 50% d
Baca selengkapnya Next