Dolar AS Cenderung Terus Naik Vs Mata Uang Negara Berkembang - BAML

Claudio Piron, co-head of Asia FX and rates strategy di Bank of America Merrill Lynch (BAML), menyatakan pandangannya tentang dolar AS dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg TV.

Kutipan Utama:

"Dolar cenderung terus naik terhadap mata uang negara berkembang seiring dengan bank-bank sentral negara berkembang enggan menaikkan suku bunga.

Kemampuan beberapa negara berkembang untuk mengejar kebijakan moneter independen sekarang sedang dikompromikan karena penguatan dolar.

Beberapa bank sentral dan pembuat kebijakan mencoba meyakinkan investor perihal kebijakan moneter.

Akan ada pertarungan antara pembuat kebijakan negara berkembang dan perbedaan kurs yang mengangkat USD.

Rilis data ketenagakerjaan AS terbaru membenarkan lintasan pengetatan Fed dan penguatan USD.

Pasar tenaga kerja di AS 'sangat kuat'."

China Melihat Defisit Neraca Transaksi Berjalan Di Kuartal Pertama - Kantor Berita Xinhua

China melihat defisit neraca transaksi berjalan sebesar $28,2 miliar dalam tiga bulan pertama, dibandingkan dengan surplus $18,4 miliar setahun yang l
مزید پڑھیں Previous

Produk Domestik Bruto (Tahunan) Indonesia 1Q Tenggelam Dari 5.19% ke 5.06%

Produk Domestik Bruto (Tahunan) Indonesia 1Q Tenggelam Dari 5.19% ke 5.06%
مزید پڑھیں Next