Trump mengkritik Inggris dan Perancis, mendesak sekutu untuk mengamankan jalur Minyak mereka sendiri
- Donald Trump mengkritik Inggris dan Prancis atas sikap mereka setelah operasi yang menargetkan Iran.
- Presiden AS mendesak sekutu untuk mengamankan pasokan energi mereka sendiri melalui Selat Hormuz.
- Harga minyak menunjukkan sedikit reaksi, dengan WTI turun pada hari Selasa mendekati $100.
Dalam serangkaian unggahan di Truth Social, Presiden AS Donald Trump mengkritik beberapa sekutu AS, termasuk Inggris (UK) dan Prancis, atas posisi mereka setelah operasi AS baru-baru ini yang menargetkan Iran. Menurut Trump, negara-negara yang bergantung pada pengiriman energi melalui Selat Hormuz harus mengambil tanggung jawab lebih besar untuk mengamankan pasokan mereka sendiri daripada mengandalkan Washington.
Dia secara khusus menargetkan Inggris, berargumen bahwa London menolak untuk ikut serta dalam operasi yang bertujuan menghilangkan apa yang dia sebut sebagai "Tukang Jagal Iran". Trump menyarankan bahwa negara-negara yang menghadapi kekurangan bahan bakar jet akibat gangguan di Selat Hormuz harus membeli pasokan dari Amerika Serikat (AS) atau mengerahkan pasukan mereka sendiri untuk mengamankan pengiriman.
Trump juga mengkritik Prancis, menuduh Paris menolak mengizinkan pesawat yang membawa peralatan militer ke Israel melintasi wilayah udara Prancis. Dia memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan "mengingat" apa yang dia gambarkan sebagai kurangnya dukungan dari Prancis.
Reaksi pasar
Meski retorika kuat, pasar keuangan tampak sebagian besar tidak terpengaruh. Harga minyak tetap berada di bawah tekanan pada hari Selasa, dengan Minyak WTI AS bergerak di sekitar $100,25 per barel dan mencatat penurunan harian sebesar 1,73% pada saat berita ini ditulis.
