Harga Emas India Hari ini: Emas Naik, Menurut Data FXStreet

Harga Emas naik di India pada hari Selasa, menurut data yang dikompilasi oleh FXStreet.

Harga Emas berada di 15.891,23 Rupee India (INR) per gram, naik dibandingkan dengan INR 15.775,35 yang dikenakan pada hari Senin.

Harga Emas meningkat menjadi INR 185.352,20 per tola dari INR 184.000,60 per tola sehari sebelumnya.

Unit measure

Harga Emas dalam INR

1 Gram

15.891,23

10 Gram

158.912,30

Tola

185.352,20

Troy Ounce

494.273,30

FXStreet menghitung harga Emas di India dengan mengadaptasi harga internasional (USD/INR) ke mata uang lokal dan unit pengukuran. Harga diperbarui setiap hari berdasarkan tarif pasar yang diambil pada saat publikasi. Harga hanya sebagai referensi dan harga lokal dapat sedikit berbeda.

Pertanyaan Umum Seputar Emas

Emas telah memainkan peran penting dalam sejarah manusia karena telah banyak digunakan sebagai penyimpan nilai dan alat tukar. Saat ini, selain kilaunya dan kegunaannya sebagai perhiasan, logam mulia tersebut secara luas dipandang sebagai aset safe haven, yang berarti bahwa emas dianggap sebagai investasi yang baik selama masa-masa sulit. Emas juga secara luas dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan terhadap mata uang yang terdepresiasi karena tidak bergantung pada penerbit atau pemerintah tertentu.

Bank-bank sentral merupakan pemegang Emas terbesar. Dalam upaya mereka untuk mendukung mata uang mereka di masa sulit, bank sentral cenderung mendiversifikasi cadangan mereka dan membeli Emas untuk meningkatkan kekuatan ekonomi dan mata uang yang dirasakan. Cadangan Emas yang tinggi dapat menjadi sumber kepercayaan bagi solvabilitas suatu negara. Bank sentral menambahkan 1.136 ton Emas senilai sekitar $70 miliar ke cadangan mereka pada tahun 2022, menurut data dari World Gold Council. Ini merupakan pembelian tahunan tertinggi sejak pencatatan dimulai. Bank sentral dari negara-negara berkembang seperti Tiongkok, India, dan Turki dengan cepat meningkatkan cadangan Emasnya.

Emas memiliki korelasi terbalik dengan Dolar AS dan Obligasi Pemerintah AS, yang keduanya merupakan aset cadangan utama dan aset safe haven. Ketika Dolar terdepresiasi, Emas cenderung naik, yang memungkinkan para investor dan bank sentral untuk mendiversifikasi aset-aset mereka di masa sulit. Emas juga berkorelasi terbalik dengan aset-aset berisiko. Rally di pasar saham cenderung melemahkan harga Emas, sementara aksi jual di pasar yang lebih berisiko cenderung menguntungkan logam mulia ini.

Harga dapat bergerak karena berbagai faktor. Ketidakstabilan geopolitik atau ketakutan akan resesi yang parah dapat dengan cepat membuat harga Emas meningkat karena statusnya sebagai aset safe haven. Sebagai aset tanpa imbal hasil, Emas cenderung naik dengan suku bunga yang lebih rendah, sementara biaya uang yang lebih tinggi biasanya membebani logam kuning tersebut. Namun, sebagian besar pergerakan bergantung pada perilaku Dolar AS (USD) karena aset tersebut dihargakan dalam dolar (XAU/USD). Dolar yang kuat cenderung menjaga harga Emas tetap terkendali, sedangkan Dolar yang lebih lemah cenderung mendorong harga Emas naik.

(Sebuah alat otomatisasi digunakan dalam pembuatan pos ini.)

Prakiraan Harga AUD/USD: Mengincar Pergerakan Naik Baru di Atas 0,7150 di Tengah Taruhan Hawkish RBA

Pasangan mata uang AUD/USD diperdagangkan 0,2% lebih tinggi mendekati 0,7110 selama sesi perdagangan Asia pada hari Selasa. Pasangan mata uang Aussie diperdagangkan dengan kuat karena Dolar Australia (AUD) mengungguli rekan-rekannya, setelah pernyataan hawkish dari Gubernur Reserve Bank of Australia (RBA) Michele Bullock mengenai prospek kebijakan moneter.
Leia mais Previous

Prakiraan Harga USD/CAD: Tetap pada EMA 20 Hari meskipun ada perang di Timur Tengah

Pasangan mata uang USD/CAD diperdagangkan dalam kisaran ketat di sekitar 1,3670 selama sesi perdagangan Asia yang terlambat pada hari Selasa. Loonie melakukan konsolidasi karena penguatan Dolar Kanada (CAD) akibat lonjakan harga minyak di tengah perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran telah mengimbangi penguatan Dolar AS (USD)
Leia mais Next