USD/CHF Menurun karena Franc Swiss Menguat akibat Risiko Geopolitik dan Kekhawatiran Perdagangan

  • USD/CHF diperdagangkan sekitar 0,7730 pada hari Jumat, turun 0,21% pada hari ini.
  • Franc Swiss diuntungkan dari penghindaran risiko yang diperbarui terkait dengan ketegangan di Timur Tengah.
  • Ketidakpastian perdagangan AS dan fokus pada IHP membebani Dolar AS.

USD/CHF diperdagangkan sekitar 0,7730 pada hari Jumat pada saat berita ini ditulis, turun 0,21% pada hari ini, setelah mencatatkan kenaikan moderat di sesi sebelumnya. Pasangan ini melemah saat Franc Swiss (CHF) menarik arus safe haven di tengah ketegangan geopolitik yang diperbarui dan ketidakpastian yang terus berlanjut seputar perdagangan global.

Ketegangan di Timur Tengah tetap tinggi setelah Iran menyatakan bahwa mereka tidak akan membiarkan uranium yang diperkaya meninggalkan negara tersebut. Kehadiran militer AS yang besar di wilayah tersebut membuat pasar tetap tegang, sementara Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa tindakan militer tetap mungkin dilakukan jika tidak ada kesepakatan yang tercapai. Meskipun Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menggambarkan pembicaraan sebagai "yang paling substansial sejauh ini", seorang sumber yang akrab dengan posisi AS menunjukkan bahwa Washington tetap tidak puas. Pertemuan teknis lebih lanjut dijadwalkan di Wina minggu depan, tetapi ketidakpastian terus mendukung aset defensif seperti Franc Swiss.

Di sisi makroekonomi, data Swiss terbaru menunjukkan gambaran yang beragam. Produk Domestik Bruto (PDB) Swiss naik 0,1% QoQ pada kuartal keempat, setelah kontraksi yang direvisi sebesar 0,4% pada kuartal ketiga, tetapi gagal memenuhi ekspektasi kenaikan 0,2%. Secara tahunan, PDB meningkat sebesar 0,7%, sedikit di atas pembacaan sebelumnya sebesar 0,6%. Sementara itu, Indikator Utama KOF Swiss untuk bulan Februari berada di angka 104,2, di atas ekspektasi dan cetakan revisi 103,3, menandakan perbaikan moderat dalam prospek ekonomi.

Di sisi AS, Dolar AS (USD) berusaha keras untuk melanjutkan pemulihannya, karena lingkungan perdagangan menambah ketidakpastian. Donald Trump mengumumkan rencana untuk memberlakukan tarif global berkisar antara 10% hingga 15% pada impor, menyusul keputusan Mahkamah Agung yang membatalkan rezim tarif timbal balik sebelumnya. Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer menunjukkan bahwa beberapa negara dapat menghadapi peningkatan tarif tambahan dalam beberapa hari mendatang. Pengumuman ini mempertahankan volatilitas dan membatasi daya tarik Dolar AS.

Perhatian investor kini beralih ke rilis Indeks Harga Produsen (IHP) AS, yang dijadwalkan akan dirilis di akhir hari. Laporan ini dapat memperhalus ekspektasi mengenai lintasan kebijakan Federal Reserve (The Fed) dan mempengaruhi aksi harga jangka pendek di USD/CHF.

Harga Dolar AS Hari Ini

Tabel di bawah menunjukkan persentase perubahan Dolar AS (USD) terhadap mata uang utama yang terdaftar hari ini. Dolar AS adalah yang terkuat melawan Pound Inggris.

USD EUR GBP JPY CAD AUD NZD CHF
USD 0.00% 0.11% -0.09% -0.08% 0.01% 0.02% -0.17%
EUR 0.00% 0.10% -0.11% -0.08% 0.00% 0.01% -0.17%
GBP -0.11% -0.10% -0.23% -0.18% -0.10% -0.09% -0.27%
JPY 0.09% 0.11% 0.23% 0.04% 0.12% 0.12% -0.06%
CAD 0.08% 0.08% 0.18% -0.04% 0.08% 0.08% -0.09%
AUD -0.01% -0.01% 0.10% -0.12% -0.08% 0.01% -0.18%
NZD -0.02% -0.01% 0.09% -0.12% -0.08% -0.01% -0.18%
CHF 0.17% 0.17% 0.27% 0.06% 0.09% 0.18% 0.18%

Heat Map menunjukkan persentase perubahan mata uang utama terhadap satu sama lain. Mata uang dasar diambil dari kolom kiri, sedangkan mata uang pembanding diambil dari baris atas. Misalnya, jika Anda memilih Dolar AS dari kolom kiri dan berpindah sepanjang garis horizontal ke Yen Jepang, persentase perubahan yang ditampilkan dalam kotak akan mewakili USD (dasar)/JPY (pembanding).

Defisit Fiskal Federal, INR India Januari Meningkat ke 9814.07B dari Sebelumnya 8558.42B

Defisit Fiskal Federal, INR India Januari Meningkat ke 9814.07B dari Sebelumnya 8558.42B
Leer más Previous

Retail Sales (YoY) Ireland Januari Meningkat ke 3% dari Sebelumnya -0.1%

Retail Sales (YoY) Ireland Januari Meningkat ke 3% dari Sebelumnya -0.1%
Leer más Next