Presiden RI, Prabowo Subianto: Arah Kebijakan Ekonomi Bertumpu pada Penguatan Fondasi Domestik
Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 pada Jumat pekan lalu memberikan pernyataan-pernyataan penting terkait visi dan arah kebijakan ekonomi nasional di tahun ini. Yang pertama, presiden memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh jajaran di tahun pertama pemerintahan,seperti diinformasikan dalam situs Presiden RI.
Terkait sumber daya nasional, Presiden mengatakan, "Kita punya cita-cita tinggi, tapi kita punya sikap yang realistis. Yang penting bagi kita adalah kita harus menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara, seluruh sumber daya alam kita dan kita Kelola, kita jaga dan kita pergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan kita."
Soal Makan Bergizi Gratis (MBG), Presiden Prabowo mengklaim program tersebut telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga serta pertumbuhan di desa dan kecamatan. Dalam statistik per 10 Februari 2026 yang ditunjukkan Presiden, program ini telah menyajikan 60,1 juta porsi per hari dan membuka lebih dari 3,4 juta lapangan kerja baru.
Dalam acara yang sama, Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi di 2026 sebesar 5,4% dengan potensi 5,6%.