Pejabat The Fed, Goolsbee: Belum memutuskan apa yang akan terjadi pada pertemuan The Fed berikutnya
Presiden Federal Reserve (The Fed) Bank of Chicago Austan Goolsbee mengatakan pada hari Senin bahwa ia merasa tidak nyaman melakukan pemotongan suku bunga lebih awal, menurut Reuters.
Poin-poin Penting
"Saya percaya tempat suku bunga akan menetap adalah jauh di bawah level saat ini."
"Jalan emas untuk ekonomi masih mungkin."
"Suku bunga harus turun seiring dengan inflasi."
"Data inflasi masih mengkhawatirkan."
"Saya belum memutuskan apa yang akan terjadi pada pertemuan The Fed berikutnya."
"Ambang untuk memotong suku bunga lebih tinggi daripada pada dua pertemuan The Fed terakhir."
"Lebih khawatir tentang inflasi dibandingkan risiko pasar tenaga kerja."
"Beberapa metrik pasar tenaga kerja kunci telah cukup stabil."
"Masih ada kekhawatiran tentang pasar tenaga kerja."
"Penting untuk berhati-hati ketika ekonomi berada dalam masa transisi."
"Hati-hati terhadap data pemutusan hubungan kerja."
"Tingkat perekrutan rendah, salah satu faktor terlemah dalam ekonomi."
"Tidak biasa memiliki ekonomi dengan perekrutan rendah dan pemutusan hubungan kerja rendah."
"Sangat sulit untuk mendapatkan waktu yang tepat di masa transisi."
"Saya cemas tentang sisi inflasi dari neraca."
Reaksi Pasar
Indeks Dolar AS tidak menunjukkan reaksi terhadap komentar ini, yang menerima skor netral 5,2 dari FXStreet Fedspeech Tracker, dan terakhir terlihat naik 0,15% pada hari ini di 99,85.
Pertanyaan Umum Seputar The Fed
Kebijakan moneter di AS dibentuk oleh Federal Reserve (The Fed). The Fed memiliki dua mandat: mencapai stabilitas harga dan mendorong lapangan kerja penuh. Alat utamanya untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menyesuaikan suku bunga. Ketika harga naik terlalu cepat dan inflasi berada di atas target The Fed sebesar 2%, Bank sentral ini menaikkan suku bunga, meningkatkan biaya pinjaman di seluruh perekonomian. Hal ini menghasilkan Dolar AS (USD) yang lebih kuat karena menjadikan AS tempat yang lebih menarik bagi para investor internasional untuk menyimpan uang mereka. Ketika inflasi turun di bawah 2% atau Tingkat Pengangguran terlalu tinggi, The Fed dapat menurunkan suku bunga untuk mendorong pinjaman, yang membebani Greenback.
Federal Reserve (The Fed) mengadakan delapan pertemuan kebijakan setahun, di mana Komite Pasar Terbuka Federal (Federal Open Market Committee/FOMC) menilai kondisi ekonomi dan membuat keputusan kebijakan moneter. FOMC dihadiri oleh dua belas pejabat The Fed – tujuh anggota Dewan Gubernur, presiden Federal Reserve Bank of New York, dan empat dari sebelas presiden Reserve Bank regional yang tersisa, yang menjabat selama satu tahun secara bergilir.
Dalam situasi ekstrem, Federal Reserve dapat menggunakan kebijakan yang disebut Pelonggaran Kuantitatif (QE). QE adalah proses yang dilakukan The Fed untuk meningkatkan aliran kredit secara substansial dalam sistem keuangan yang macet. Ini adalah langkah kebijakan non-standar yang digunakan selama krisis atau ketika inflasi sangat rendah. Ini adalah senjata pilihan The Fed selama Krisis Keuangan Besar pada tahun 2008. Hal ini melibatkan The Fed yang mencetak lebih banyak Dolar dan menggunakannya untuk membeli obligasi berperingkat tinggi dari lembaga keuangan. QE biasanya melemahkan Dolar AS.
Pengetatan kuantitatif (QT) adalah proses kebalikan dari QE, di mana Federal Reserve berhenti membeli obligasi dari lembaga keuangan dan tidak menginvestasikan kembali pokok dari obligasi yang dimilikinya yang jatuh tempo, untuk membeli obligasi baru. Hal ini biasanya berdampak positif terhadap nilai Dolar AS.