Deputi Gubernur PBOC: Investor Obligasi Global Tetap Percaya Diri di Pasar Obligasi Tiongkok

Deputi Gubernur Bank Rakyat Tiongkok (PBOC) mengatakan pada hari Kamis bahwa para investor obligasi global tetap percaya diri di pasar obligasi Tiongkok. Para pejabat Tiongkok lebih lanjut menyatakan bahwa mereka sedang bekerja untuk mempromosikan obligasi onshore Tiongkok agar menjadi jaminan yang memenuhi syarat di Hong Kong dan pasar global.

Kutipan-Kutipan Utama

Dampak global dan daya tarik pasar obligasi Tiongkok telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir.
Bekerja untuk mempromosikan obligasi onshore Tiongkok agar menjadi jaminan yang memenuhi syarat di Hong Kong dan pasar global.
Saldo total pasar obligasi Tiongkok mencapai 192 triliun yuan pada akhir Agustus 2025, menduduki peringkat sebagai yang terbesar kedua di dunia.
Investor obligasi global tetap percaya diri di pasar obligasi Tiongkok.
Obligasi yuan Tiongkok memberikan cara yang sangat baik untuk mempertahankan dan meningkatkan nilai investasi bagi para investor.
Investor asing saat ini memegang 2% obligasi yuan Tiongkok.
Akan mendukung berbagai institusi asing untuk melakukan bisnis repo guna meningkatkan efisiensi penggunaan obligasi yuan.

Reaksi Pasar  

Pada saat berita ini ditulis, pasangan mata uang AUD/USD diperdagangkan 0,07% lebih tinggi pada hari ini di 0,6587.

Pertanyaan Umum Seputar Dolar Selandia Baru

Dolar Selandia Baru (NZD), yang juga dikenal sebagai Kiwi, adalah mata uang yang diperdagangkan di kalangan para investor. Nilainya secara umum ditentukan oleh kesehatan ekonomi Selandia Baru dan kebijakan bank sentral negara tersebut. Namun, ada beberapa kekhususan unik yang juga dapat membuat NZD bergerak. Kinerja ekonomi Tiongkok cenderung menggerakkan Kiwi karena Tiongkok adalah mitra dagang terbesar Selandia Baru. Berita buruk bagi ekonomi Tiongkok kemungkinan berarti lebih sedikit ekspor Selandia Baru ke negara tersebut, yang memukul ekonomi dan dengan demikian mata uangnya. Faktor lain yang menggerakkan NZD adalah harga susu karena industri susu merupakan ekspor utama Selandia Baru. Harga susu yang tinggi meningkatkan pendapatan ekspor, memberikan kontribusi positif bagi ekonomi dan dengan demikian terhadap NZD.

Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) bertujuan untuk mencapai dan mempertahankan tingkat inflasi antara 1% dan 3% dalam jangka menengah, dengan fokus untuk mempertahankannya di dekat titik tengah 2%. Untuk tujuan ini, bank menetapkan tingkat suku bunga yang sesuai. Ketika inflasi terlalu tinggi, RBNZ akan menaikkan suku bunga untuk mendinginkan ekonomi, tetapi langkah tersebut juga akan membuat imbal hasil obligasi lebih tinggi, meningkatkan daya tarik para investor untuk berinvestasi di negara tersebut dan dengan demikian meningkatkan NZD. Sebaliknya, suku bunga yang lebih rendah cenderung melemahkan NZD. Apa yang disebut perbedaan suku bunga, atau bagaimana suku bunga di Selandia Baru dibandingkan atau diharapkan dibandingkan dengan yang ditetapkan oleh Federal Reserve AS, juga dapat memainkan peran penting dalam menggerakkan pasangan mata uang NZD/USD.

Rilis data ekonomi makro di Selandia Baru merupakan kunci untuk menilai kondisi ekonomi dan dapat memengaruhi valuasi Dolar Selandia Baru (NZD). Ekonomi yang kuat, yang didasarkan pada pertumbuhan ekonomi yang tinggi, pengangguran yang rendah, dan keyakinan yang tinggi, baik untuk NZD. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi menarik investasi asing dan dapat mendorong Bank Sentral Selandia Baru untuk menaikkan suku bunga, jika kekuatan ekonomi ini disertai dengan inflasi yang tinggi. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, NZD cenderung terdepresiasi.

Dolar Selandia Baru (NZD) cenderung menguat selama periode risk-on, atau ketika para investor menganggap risiko pasar yang lebih luas rendah dan optimis terhadap pertumbuhan. Hal ini cenderung mengarah pada prospek yang lebih baik untuk komoditas dan apa yang disebut 'mata uang komoditas' seperti Kiwi. Sebaliknya, NZD cenderung melemah pada saat terjadi turbulensi pasar atau ketidakpastian ekonomi karena para investor cenderung menjual aset-aset berisiko tinggi dan beralih ke aset-aset safe haven yang lebih stabil.

NZD/USD Melanjutkan Penurunan Mendekati 0,5800 karena Ketua The Fed Powell Memberi Sinyal Kehati-hatian Terhadap Penurunan Suku Bunga

Pasangan mata uang NZD/USD tetap dalam posisi defensif di sekitar 0,5815 selama awal sesi Asia pada hari Kamis. Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell memberikan nada hati-hati mengenai pelonggaran lebih lanjut pada hari Selasa, mendukung Dolar AS (USD)
Baca lagi Previous

Dolar Australia Mengurangi Kerugian Terbaru karena Koreksi Teknis

Dolar Australia (AUD) menguat terhadap Dolar AS (USD) pada hari Kamis, memulihkan kerugian baru-baru ini dari sesi sebelumnya. Pasangan mata uang AUD/USD mendapatkan momentum seiring dengan Greenback yang tetap stabil menjelang Produk Domestik Bruto (PDB) AS untuk kuartal kedua (Q2) yang akan dirilis kemudian hari ini
Baca lagi Next