USD: Sentimen Risk-On dan Data AS Menekan Dinamika USD – BBH

Dolar AS (USD) bergerak di ujung atas kisaran yang terbentuk sejak terendah pasca-NFP Jumat lalu. Saham AS terus melaju dan menarik pasar ekuitas global lebih tinggi. **Ekspektasi kebijakan The Fed yang lebih longgar dan aktivitas ekonomi global yang tangguh mendorong reli pasar saham**. Latar belakang risk-on ini seharusnya bertindak sebagai hambatan bagi USD, terutama terhadap mata uang yang sensitif terhadap siklus, catat para analis Valas BBH.

Sentimen risk-on dan data AS menekan prospek USD

"Kami tidak melihat bias dolar yang kuat dalam rilis data AS hari ini. Defisit perdagangan barang AS (8:30 pagi New York, 1:30 siang London) diperkirakan menyusut menjadi -$61,0 miliar versus -$71,5 miliar di bulan Mei yang mencerminkan penurunan impor. Perlu dicatat bahwa impor barang anjlok -35,3% q/q di Kuartal 2, menjadikan perdagangan sebagai kontributor utama pertumbuhan PDB."

"Indeks Jasa ISM (10:00 pagi New York, 3:00 sore London) diperkirakan meningkat ke level tertinggi dua bulan di 51,5 di bulan Juli versus 50,8 di bulan Juni. Yang penting, subindeks Harga yang Dibayar diperkirakan turun 1 poin menjadi 66,5 di bulan Juli tetapi tetap menunjukkan risiko kenaikan terhadap inflasi, yang memperumit jalur The Fed menuju pelonggaran kebijakan."

"Kami juga akan mendapatkan pembaruan terbaru dari model GDPNow The Fed Atlanta nanti hari ini. Per 1 Agustus, model memperkirakan pertumbuhan tahunan Kuartal 3 sebesar 2,1%, turun dari 2,3% pada 31 Juli."

Harga Perak Hari ini: Perak Naik, Menurut Data FXStreet

Harga perak (XAG/USD) naik pada hari Selasa, menurut data FXStreet
Đọc thêm Previous

Lelang Obligasi 10 Tahun Inggris : 4.522% versus Sebelumnya 4.635%

Lelang Obligasi 10 Tahun Inggris : 4.522% versus Sebelumnya 4.635%
Đọc thêm Next