EUR/USD Memantul Kembali saat Dolar AS Memangkas Kenaikan
- EUR/USD bangkit dan kembali mendekati 1,0500 karena Dolar AS melanjutkan tren korektif yang dipicu setelah Trump menominasikan Bessent sebagai Menteri Keuangan AS.
- Para pengambil kebijakan ECB mendukung penurunan suku bunga secara bertahap untuk meredakan risiko inflasi yang menjadi persisten.
- Minggu ini, para investor akan fokus pada inflasi PCE AS untuk bulan Oktober dan data HICP pendahuluan Zona Euro untuk bulan November.
EUR/USD memulihkan penurunan intraday dan bangkit mendekati resistance psikologis 1,0500 di sesi Eropa hari Selasa. Pasangan mata uang ini bangkit kembali setelah pembukaan yang lemah karena Dolar AS (USD) memangkas sebagian besar kenaikan hariannya.
Indeks Dolar AS (DXY), yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, dimulai dengan kuat dan naik mendekati 107,50 di awal sesi Asia, namun kemudian memangkas sebagian besar kenaikannya dan turun mendekati 107,00 selama jam-jam perdagangan Eropa.
Pembaruan kekhawatiran mendorong daya tarik Dolar AS (USD) di sesi Asia hari Selasa setelah Presiden terpilih Donald Trump mengancam akan menaikkan tarif pada ekonomi Amerika Utara lainnya yang ia prakirakan telah menyalurkan obat-obatan ilegar ke Amerika Serikat (AS). Trump mengatakan bahwa ia akan mengenakan tarif 25% pada Meksiko dan Kanada dan tambahan 10% pada Tiongkok menjadi 60% yang telah disebutkan dalam kampanye pemilihannya.
Dolar AS melanjutkan tren korektifnya, yang dimulai pada hari Senin setelah Trump menominasikan manajer hedge fund berpengalaman Scott Bessent untuk peran Menteri Keuangan. USD turun tajam karena investor mengantisipasi Bessent akan memenuhi agenda ekonomi dengan mempertahankan disiplin fiskal dan kemantapan politik.
Ke depan, para investor akan fokus pada risalah Federal Open Market Committee (FOMC) untuk pertemuan kebijakan moneter pada 7 November, yang akan dipublikasikan pada pukul 19:00 GMT (02:00 WIB). Pada pertemuan kebijakan November, The Fed menurunkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bp) ke kisaran 4,50%-4,75%.
Pada minggu ini, para investor juga akan berfokus pada data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) AS untuk bulan Oktober yang akan dirilis pada hari Rabu. Data inflasi ini akan mempengaruhi spekulasi pasar terhadap tindakan suku bunga Federal Reserve (The Fed) pada pertemuan bulan Desember. Para pedagang terbagi atas apakah The Fed akan menurunkan suku bunga sebesar 25 bp atau membiarkannya di level-level saat ini bulan depan, menurut CME FedWatch tool.
Intisari Penggerak Pasar Harian: EUR/USD Bangkit Kembali meski Ada Beberapa Hambatan
- EUR/USD berhasil memulihkan penurunan intraday pada hari Selasa. Namun, para investor memprakirakan pasangan mata uang ini akan tetap tertekan karena pengambil kebijakan European Central Bank (ECB) dan Presiden Bundesbank Joachin Nagel mengutip kekhawatiran terhadap pelemahan ekonomi di negara dengan perekonomian terbesar di zona euro, Jerman, dalam pidatonya pada hari Senin, demikian Reuters melaporkan.
- "Jerman terjebak dalam periode pelemahan ekonomi yang sekarang telah berlangsung selama dua setengah tahun," kata Nagel. Ia menambahkan, "Stagnasi kemungkinan akan terjadi di kuartal terakhir tahun ini," dan memperingatkan bahwa perekonomiannya dapat tertinggal di belakang negara-negara lain di blok ini.
- Meskipun mengutip kekhawatiran terhadap pertumbuhan, Nagel mendukung penurunan suku bunga secara bertahap untuk memastikan tekanan inflasi dapat dijinakkan sepenuhnya. "Penting untuk tetap berhati-hati dan melonggarkan kebijakan moneter secara bertahap dan tidak terlalu cepat," kata Nagel.
- Selain itu, Kepala Ekonom ECB Philip Lane memuji tindakan pelonggaran kebijakan bank secara bertahap dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Perancis Les Echos pada hari Senin. Lane mengatakan bahwa inflasi masih lebih tinggi daripada yang diinginkan ECB karena penurunan besar dalam tekanan harga berasal dari moderasi biaya energi, sementara inflasi di sektor jasa masih terlalu tinggi.
- Untuk mengetahui status inflasi terkini di Zona Euro dan negara-negara ekonomi utama, para investor akan berfokus pada data Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasi (Harmonized Index of Consumer Prices/HICP) pendahuluan untuk bulan November, yang akan dipublikasikan pada hari Kamis dan Jumat. Para ekonom memprakiarkan HICP umum dan inti Zona Euro - yang tidak termasuk komponen-komponen volatil seperti makanan, energi, tembakau, dan alkohol - naik ke masing-masing 2,4% dan 2,9% pada basis tahunan.
Analisis Teknis: EUR/USD Pertahankan Support Penting 1,0330
EUR/USD kembali menguat dan memantul kembali mendekati 1,0500 di sesi Eropa hari Selasa. Pasangan mata uang ini terus bertahan di terendah jangka pendek 1,0330. Namun, prospeknya tetap bearish karena semua Exponential Moving Average (EMA) jangka pendek dan jangka panjang pada grafik harian menurun, mengindikasikan tren menurun.
Relative Strength Index (RSI) 14-hari rebound setelah kondisi berubah menjadi oversold. Namun, osilator telah mendingin, yang dapat memungkinkan para penjual untuk mengambil alih kembali.
Melihat ke bawah, terendah 22 November di 1,0330 akan menjadi support penting. Di sisi lain, tertinggi 20 November di 1,0600 akan menjadi penghalang utama bagi para pembeli Euro.
Pertanyaan Umum Seputar Euro
Euro adalah mata uang untuk 19 negara Uni Eropa yang termasuk dalam Zona Euro. Euro adalah mata uang kedua yang paling banyak diperdagangkan di dunia setelah Dolar AS. Pada tahun 2022, mata uang ini menyumbang 31% dari semua transaksi valuta asing, dengan omzet harian rata-rata lebih dari $2,2 triliun per hari. EUR/USD adalah pasangan mata uang yang paling banyak diperdagangkan di dunia, menyumbang sekitar 30% dari semua transaksi, diikuti oleh EUR/JPY (4%), EUR/GBP (3%) dan EUR/AUD (2%).
Bank Sentral Eropa (ECB) di Frankfurt, Jerman, adalah bank cadangan untuk Zona Euro. ECB menetapkan suku bunga dan mengelola kebijakan moneter. Mandat utama ECB adalah menjaga stabilitas harga, yang berarti mengendalikan inflasi atau merangsang pertumbuhan. Alat utamanya adalah menaikkan atau menurunkan suku bunga. Suku bunga yang relatif tinggi – atau ekspektasi suku bunga yang lebih tinggi – biasanya akan menguntungkan Euro dan sebaliknya. Dewan Pengurus ECB membuat keputusan kebijakan moneter pada pertemuan yang diadakan delapan kali setahun. Keputusan dibuat oleh kepala bank nasional Zona Euro dan enam anggota tetap, termasuk Presiden ECB, Christine Lagarde.
Data inflasi Zona Euro, yang diukur dengan Indeks Harga Konsumen yang Diharmonisasikan (HICP), merupakan ekonometrik penting bagi Euro. Jika inflasi naik lebih dari yang diharapkan, terutama jika di atas target 2% ECB, maka ECB harus menaikkan suku bunga untuk mengendalikannya kembali. Suku bunga yang relatif tinggi dibandingkan dengan suku bunga negara-negara lain biasanya akan menguntungkan Euro, karena membuat kawasan tersebut lebih menarik sebagai tempat bagi para investor global untuk menyimpan uang mereka.
Rilis data mengukur kesehatan ekonomi dan dapat memengaruhi Euro. Indikator-indikator seperti PDB, IMP Manufaktur dan Jasa, ketenagakerjaan, dan survei sentimen konsumen semuanya dapat memengaruhi arah mata uang tunggal. Ekonomi yang kuat baik untuk Euro. Tidak hanya menarik lebih banyak investasi asing, tetapi juga dapat mendorong ECB untuk menaikkan suku bunga, yang secara langsung akan memperkuat Euro. Sebaliknya, jika data ekonomi lemah, Euro kemungkinan akan jatuh. Data ekonomi untuk empat ekonomi terbesar di kawasan Euro (Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol) sangat penting, karena mereka menyumbang 75% dari ekonomi Zona Euro.
Rilis data penting lainnya bagi Euro adalah Neraca Perdagangan. Indikator ini mengukur perbedaan antara apa yang diperoleh suatu negara dari ekspornya dan apa yang dibelanjakannya untuk impor selama periode tertentu. Jika suatu negara memproduksi barang ekspor yang sangat diminati, maka nilai mata uangnya akan naik murni dari permintaan tambahan yang diciptakan oleh pembeli asing yang ingin membeli barang-barang ini. Oleh karena itu, Neraca Perdagangan bersih yang positif memperkuat mata uang dan sebaliknya untuk neraca yang negatif.
