Kontrak Berjangka Gas Alam Mencapai Akhir Garis dalam Rally
- Gas Alam menerima penolakan teknis di sisi atas setelah upaya untuk menembus lebih tinggi.
- Cadangan Gas Eropa mencapai 93% penuh sementara kesepakatan transit Rusia berakhir.
- Indeks Dolar AS melemah setelah The Fed melakukan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin dengan lebih banyak lagi yang akan datang.
Perdagangan berjangka Gas Alam datar pada hari Kamis setelah rally baru-baru ini, yang membawa harga ke titik nilai wajar. Di satu sisi, Eropa bersiap menghadapi musim dingin di mana suhu akan turun di bawah rata-rata. Di sisi lain, pengeboman pager dan walkie-talkie dari anggota Hamas oleh Israel baru-baru ini merupakan sebuah kemunduran bagi kesepakatan damai atau gencatan senjata di wilayah tersebut.
Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, mengalami pelemahan setelah Federal Reserve AS (The Fed) mengumumkan penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin (bp). Dalam proyeksinya, bank sentral memproyeksikan penurunan suku bunga sebesar 50 bp lagi akan dilakukan pada akhir 2024. Ekuitas mengalami hari yang cerah karena hal ini dan menguat di seluruh dunia sementara Greenback turun lebih rendah terhadap hampir seluruh fokus uang utama.
Gas Alam diperdagangkan pada $2,56 per MMBtu pada saat berita ini ditulis.
Berita Gas Alam dan Penggerak Pasar: Eropa Bersiap-siap untuk Uji Coba Konsumsi Pertama
- Cuaca Eropa akan menjadi sorotan utama dalam beberapa minggu dan bulan mendatang, dengan suhu yang diproyeksikan berada di bawah rata-rata normal, Bloomberg melaporkan.
- CEO Uniper Michael Lewis melaporkan bahwa Eropa siap untuk melanjutkan kehidupan tanpa pasokan gas Rusia, Bloomberg melaporkan. Pada tanggal 31 Desember, Austria dan Slovakia akan melihat aliran gas Rusia yang mengalir melalui Ukraina berakhir karena kesepakatan transit tidak akan diperbarui atau diperpanjang.
- Sementara itu, Badan Energi Internasional (IEA) juga berencana untuk mengakhiri aliran gas Rusia melalui Ukraina setelah kesepakatan transit berakhir pada akhir tahun ini, Reuters melaporkan.
Analisis Teknis Gas Alam: Kondisi Ekuilibrium untuk Saat Ini
Harga Gas Alam telah mencapai puncaknya untuk saat ini. Elemen-elemen bullish yang dapat mendorong pergerakan harga lebih tinggi, seperti berakhirnya pasokan transit gas Rusia, telah diperhitungkan. Eropa sendiri telah mengamankan gas yang cukup untuk melewati musim panas yang akan datang. Satu-satunya wildcard tetaplah ketegangan geopolitik, yang dapat mendorong harga gas.
Pada sisi positifnya, garis tren naik berwarna biru pada grafik harian di bawah ini bertindak sebagai resistance jangka pendek, di dekat $2,62. Jika harga Gas berhasil melewatinya, tren naik jangka panjang dapat terjadi di sini. Lebih jauh ke atas, $2,80 dan $2,83 (garis tren turun berwarna merah) mulai berperan.
Pada sisi negatifnya, tiga level yang jelas dapat diidentifikasi untuk memberikan support jangka pendek dan jangka panjang jika harga terkoreksi. Yang pertama adalah Simple Moving Average (SMA) 100 hari di $2,47. Lebih rendah lagi, SMA 200 hari dan SMA 55 hari berada di sekitar $2,28, tepat di atas $2,13 (level penting sejak 2023).
Gas Alam: Grafik Harian
