NZD/USD Mendekam di Dekat Terendah Multi-Pekan, di Bawah 0,6100-an Menjelang Data Perdagangan Tiongkok

  • NZD/USD berjuang untuk menarik pembeli yang berarti di tengah penguatan USD.
  • Berkurangnya spekulasi penurunan suku bunga The Fed sebesar 50 bp di bulan September mendorong USD lebih dekat ke puncak bulanan.
  • Para pedagang saat ini melihat data perdagangan Tiongkok, meskipun fokus tetap pada IHK AS pada hari Rabu.

Pasangan NZD/USD tetap berada di bawah tekanan jual selama tiga hari berturut-turut pada hari Selasa dan saat ini diperdagangkan di sekitar area 0,6140-0,6135, sedikit di atas level terendah tiga pekan yang disentuh pada hari sebelumnya.

Para pedagang telah mengurangi spekulasi mereka untuk penurunan suku bunga yang lebih besar, sebesar 50 basis poin (bp) oleh Federal Reserve (The Fed) pada bulan September setelah rilis laporan pekerjaan AS yang beragam pada hari Jumat. Hal ini, pada gilirannya, mendorong Indeks USD (DXY), yang melacak Greenback terhadap sekeranjang mata uang, lebih dekat ke puncak bulanan yang disentuh pekan lalu dan terlihat membebani pasangan NZD/USD. Meskipun demikian, spekulasi akan dimulainya siklus pemangkasan suku bunga The Fed dalam waktu dekat, bersama dengan nada risiko yang positif, dapat membatasi USD dan mendukung pasangan mata uang ini.

Para investor juga tampaknya enggan dan lebih memilih untuk menunggu rilis angka inflasi AS sebelum menempatkan taruhan terarah baru pada pasangan NZD/USD. Indeks Harga Konsumen (IHK) AS yang krusial akan dirilis pada hari Rabu, yang bersama dengan Indeks Harga Produsen (IHP) pada hari Kamis, dapat mempengaruhi ekspektasi pasar mengenai ukuran langkah penurunan suku bunga The Fed di akhir bulan ini dan arah kebijakan di masa depan. Hal ini, pada gilirannya, akan memainkan peran kunci dalam mendorong permintaan USD dan membantu dalam menentukan lintasan jangka pendek untuk pasangan mata uang ini.

Sementara itu, para pedagang pada hari Selasa akan mengambil isyarat dari angka-angka Neraca Perdagangan Tiongkok. Setiap perbedaan yang berarti dari angka yang diharapkan dapat berdampak pada mata uang antipodean, termasuk Dolar Selandia Baru (NZD) dan menghasilkan peluang perdagangan jangka pendek di sekitar pasangan NZD/USD. Namun, reaksi pasar langsung cenderung terbatas, sehingga perlu berhati-hati sebelum mengambil posisi untuk pemulihan yang berarti.

Penjualan Ritel Indonesia untuk Bulan Juli Melonjak ke 4,5% versus 2,7% pada Bulan Sebelumnya

Penjualan Ritel Indonesia untuk bulan Juni tercatat di 4,5%, jauh lebih tinggi dari 2,7% yang terlihat pada bulan Juni, seperti yang dilaporkan oleh Bank Indonesia (BI).
อ่านเพิ่มเติม Previous

Trade Balance USD Cina Agustus Keluar Sebesar $91.02B Mengungguli Harapan $83.9B

Trade Balance USD Cina Agustus Keluar Sebesar $91.02B Mengungguli Harapan $83.9B
อ่านเพิ่มเติม Next