EUR/JPY Diperdagangkan di Sekitar 157,00, Pangkas Penurunan Menyusul Data IMP

  • EUR/JPY memangkas penurunan harian menyusul data ekonomi dari Eropa.
  • Indeks Manajer Pembelian Komposit Zona Euro naik ke 50,2 pada bulan Juli, sedikit di atas prakiraan 50,1.
  • JPY menerima dukungan dari arus safe haven karena meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

EUR/JPY melanjutkan penurunannya untuk hari keenam berturut-turut, diperdagangkan di sekitar 156,90 selama awal sesi Eropa pada hari Senin. Namun, pasangan EUR/JPY memangkas penurunan intraday menyusul rilis Indeks Harga Produsen (IHP) Zona Euro dan data Indeks Manajer Pembelian (IMP) Jerman.

Indeks Manajer Pembelian (IMP) Komposit Zona Euro HCOB naik ke 50,2 pada bulan Juli, sedikit di atas prakiraan 50,1. IMP Komposit Jerman di 49,1, dibandingkan dengan prakiraan dan sebelumnya 48,7. IMP jasa naik ke 52,5 dibandingkan prakiraan dan sebelumnya 52,0.

Di Eropa, para pedagang mengantisipasi setidaknya dua penurunan suku bunga tambahan oleh European Central Bank (ECB) pada tahun 2024, dengan penurunan berikutnya kemungkinan terjadi pada bulan September. Pengambil kebijakan ECB Yannis Stournaras menyebutkan dalam sebuah wawancara pada hari Kamis bahwa ekonomi zona euro yang lemah dapat mendorong inflasi di bawah target 2% ECB, memperkuat prediksinya yaitu dua penurunan suku bunga tahun ini, menurut Reuters.

Yen Jepang (JPY) menguat karena meningkatnya ekspektasi Bank of Japan (BoJ) akan memperketat kebijakan moneter lebih lanjut, yang dapat memberikan dukungan berkelanjutan pada JPY dalam waktu dekat.

Risalah pertemuan Bank of Japan pada bulan Juni menunjukkan bahwa beberapa anggota menyuarakan kekhawatiran terhadap kenaikan harga impor karena penurunan JPY baru-baru ini, yang dapat menimbulkan risiko kenaikan inflasi. Salah satu anggota menyoroti bahwa inflasi yang didorong biaya dapat memperburuk inflasi pokok jika itu menyebabkan ekspektasi inflasi yang lebih tinggi dan kenaikan upah.

Selain itu, aliran dana safe haven memberikan dukungan kepada JPY sekaligus memberikan tekanan ke bawah pada pasangan EUR/JPY, tren yang dapat dikaitkan dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada hari Minggu, serangan udara Israel menghantam dua sekolah, yang menyebabkan sedikitnya 30 korban, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters. Lebih jauh, Menteri Luar Negeri AS Tony Blinken mengisyaratkan bahwa Iran dan Hizbullah mungkin bersiap untuk melancarkan serangan terhadap Israel secepat hari Senin, menurut informasi dari tiga sumber yang diberi pengarahan, sebagaimana dilaporkan oleh Axios.

IMP Gabungan S&P Global/CIPS Inggris Juli Keluar Sebesar 52.8 Mengungguli Harapan 52.7

IMP Gabungan S&P Global/CIPS Inggris Juli Keluar Sebesar 52.8 Mengungguli Harapan 52.7
อ่านเพิ่มเติม Next