Pratinjau JOLTS AS: Lowongan Kerja Diprakirakan Turun Sedikit di Juni

  • Data JOLTS AS akan diawasi dengan ketat oleh para investor menjelang laporan ketenagakerjaan bulan Juli.
  • Lowongan pekerjaan diprakirakan turun ke 8,03 juta pada hari kerja terakhir bulan Juni.
  • Pasar sepenuhnya memperhitungkan penurunan suku bunga The Fed sebesar 25 basis poin pada bulan September.

Job Openings and Labor Turnover Survey (JOLTS) akan dirilis pada hari Selasa oleh Biro Statistik Tenaga Kerja AS. Publikasi tersebut akan memberikan data tentang perubahan jumlah lowongan pekerjaan pada bulan Juni, di samping jumlah PHK dan pengunduran diri.

Data JOLTS diteliti oleh para pelaku pasar dan para pengambil kebijakan Federal Reserve (The Fed) karena dapat memberikan wawasan berharga seputar dinamika penawaran-permintaan di pasar tenaga kerja, faktor utama yang memengaruhi gaji dan inflasi. Lowongan pekerjaan telah turun secara stabil sejak mencapai di atas 12 juta pada Maret 2022, yang mengarah ke kondisi mendingin di pasar tenaga kerja. Pada bulan Mei, jumlah lowongan kerja naik ke 8,14 juta dari terendah multi-tahun yang dicatatkan di 7,92 juta pada bulan April.

Apa yang Diprakirakan Dalam Laporan JOLTS Berikutnya?

"Selama bulan pelaporan, baik jumlah perekrutan maupun total pemutusan hubungan kerja tidak banyak berubah, masing-masing 5,8 juta dan 5,4 juta," catat Biro Statistik Tenaga Kerja AS dalam laporan JOLTS bulan Mei. "Dalam pemutusan hubungan kerja, pengunduran diri (3,5 juta) dan PHK serta pemecatan (1,7 juta) tidak banyak berubah," tambah Biro Statistik Tenaga Kerja AS.

Setelah 9,3 juta lowongan pekerjaan diumumkan pada bulan September, lowongan pekerjaan tetap di bawah 9 juta selama delapan bulan berturut-turut. Para investor memprakirakan lowongan kerja akan sedikit turun ke 8,03 juta pada bulan Juni dari 8,14 juta pada bulan Mei. Sementara itu, Nonfarm Payrolls naik 206.000 pada bulan Juni setelah naik 218.000 (direvisi dari 272.000) yang tercatat pada bulan Mei.

Indeks Dolar AS (USD), yang mengukur valuasi USD terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun lebih dari 1% pada bulan Juli, dengan para investor memprakirakan penurunan suku bunga The Fed pada bulan September. Data inflasi yang lemah pada kuartal kedua dan tanda-tanda yang berkembang terkait meredanya kondisi pasar tenaga kerja memicu ekspektasi bahwa The Fed akan memulai siklus pelonggaran pada bulan September. Menurut FedWatch Tool dari CME, para investor melihat probabilitas hampir 70% The Fed akan menurunkan suku bunga kebijakan sebesar total 75 bp pada tahun 2024.

Kapan Laporan JOLTS akan Dirilis dan Bagaimana Pengaruhnya terhadap EUR/USD?

Data lowongan kerja akan dipublikasikan pada hari Selasa, 30 Juli, pukul 14:00 GMT (21:00 WIB). Eren Sengezer, Analis Utama Sesi Eropa di FXStreet, berbagi pandangannya tentang dampak potensial data JOLTS pada EUR/USD:

“Kecuali jika ada perbedaan signifikan antara ekspektasi pasar dan hasil aktual, reaksi pasar terhadap data JOLTS kemungkinan akan tetap lemah, karena para investor menahan diri dari mengambil posisi besar menjelang pengumuman kebijakan The Fed pada hari Rabu dan laporan ketenagakerjaan bulan Juli pada hari Jumat.”

“Meskipun demikian, angka di atas 8,5 juta dapat membantu USD menemukan permintaan pada saat reaksi langsung, sementara angka di atau di bawah 7,5 juta dapat memiliki dampak sebaliknya pada valuasi USD. Simple Moving Average (SMA) 100-hari dan 200-hari membentuk level support utama di dekat 1,0800 untuk EUR/USD. Jika pasangan mata uang ini jatuh di bawah level tersebut dan mulai menggunakannya sebagai resistance, para penjual teknis dapat mengambil tindakan. Dalam skenario ini, penurunan tambahan menuju 1,0700 (level psikologis, level statis) dapat terlihat. Untuk sisi atas, 1,0900 (level psikologis, level statis) dan 1,0950 (tertinggi 17 Juli) sejajar sebagai level-level resistance teknis.”

 

 

PDB Pendahuluan Jerman Turun 0,1% Kuartalan di Kuartal Kedua Dibandingkan Prakiraan 0,1%

Ekonomi Jerman turun 0,1% pada basis kuartalan pada kuartal kedua 2024 setelah tumbuh 0,2% pada kuartal pertama, menurut data pendahuluan yang diterbitkan oleh Destatis pada hari Selasa. Data tersebut melampaui ekspektasi naik 0,1%.
อ่านเพิ่มเติม Previous

USD/CAD Diperdagangkan di Sekitar 1,3850 setelah Mundur dari Tertinggi Delapan Bulan

USD/CAD melemah setelah mencapai tertinggi delapan bulan di 1,3865 pada hari Senin, diperdagangkan di sekitar 1,3850 selama jam-jam Eropa pada hari Selasa. Penurunan ini disebabkan oleh sentimen dovish di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve (The Fed) AS pada tahun 2024.
อ่านเพิ่มเติม Next