NZD/USD Naik ke Dekat 0,5900 karena Membaiknya Sentimen Risk-On Jelang Keputusan The Fed
- NZD/USD bangkit dari terendah tiga bulan 0,5857 yang tercatat pada hari Senin.
- Dolar AS mungkin melemah karena sentimen dovish di seputar keputusan kebijakan The Fed.
- Dolar Selandia Baru menghadapi tantangan karena prospek ekonomi yang mengecewakan di Tiongkok.
NZD/USD diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 0,5900 selama jam-jam awal sesi Eropa pada hari Selasa. Dolar Selandia Baru (NZD) bangkit terhadap Dolar AS (USD) setelah mencapai terendah tiga bulan di 0,5857 pada hari Senin.
Pasangan NZD/USD mungkin terapresiasi lebih lanjut karena Federal Reserve (The Fed) AS diprakirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah pada hari Rabu. Namun, para pedagang mengantisipasi penurunan suku bunga The Fed pada bulan September, dengan FedWatch Tool dari CME mengindikasikan probabilitas 100% penurunan suku bunga setidaknya seperempat poin persentase.
Selain itu, tanda-tanda meredanya inflasi dan meredanya kondisi pasar tenaga kerja di Amerika Serikat telah memicu ekspektasi tiga penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini. Namun, minggu lalu, Bank of America mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat di Amerika Serikat memungkinkan Federal Open Market Committee (FOMC) untuk "menunggu" sebelum membuat perubahan apa pun. Bank menyatakan bahwa ekonomi "tetap kokoh" dan terus memprakirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan Desember.
Para pedagang juga mengantisipasi data utama AS minggu ini. Nonfarm Payrolls diprakirakan menambah 175.000 pekerjaan pada bulan Juli, turun dari 206.000 pada bulan Juni. Tingkat Pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,1%, menyamai tertinggi 2021. Selain itu, Penghasilan Per Jam Rata-Rata diprakirakan naik 0,3% pada basis bulanan.
Di sisi Kiwi, angka PDB yang mengecewakan di Tiongkok dan penurunan suku bunga yang tidak terduga oleh People's Bank of China (PBOC) minggu lalu telah menambah tekanan jual lebih lanjut pada Dolar Selandia Baru (NZD), karena Selandia Baru dan Tiongkok adalah mitra dagang dekat. Perubahan apa pun dalam ekonomi Tiongkok dapat memengaruhi pasar Kiwi.
Namun, meningkatnya taruhan pada penurunan suku bunga lebih awal oleh Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) minggu depan terus membebani Dolar Kiwi. Pasar menilai peluang penurunan suku bunga yaitu 44% pada pertemuan bank sentral bulan Agustus.