EUR/USD Pulih saat Dolar AS Melemah Jelang PDB Kuartal Kedua AS

  • EUR/USD bangkit kembali karena Dolar AS masih lesu dalam hitungan mundur menuju PDB pendahuluan kuartal kedua AS.
  • Daya tarik Euro masih belum pasti karena prospek perekonomian Zona Euro yang suram.
  • Pemerintah Jerman mengumumkan keringanan pajak untuk rumah tangga dan perusahaan.

EUR/USD rebound ke dekat 1,0850 pada sesi Eropa hari ini meskipun prospek jangka pendek Euro masih belum pasti karena ekspektasi kuat terhadap penurunan suku bunga lebih lanjut European Central Bank (ECB) dan meningkatnya kekhawatiran terhadap prospek ekonomi Jerman.

ECB diprakirakan akan menurunkan suku bunga dua kali lagi pada tahun ini karena tekanan harga diprakirakan akan tetap di level-level saat ini sepanjang tahun dan akan kembali ke target bank pada tahun 2025. Beberapa pejabat ECB juga melihat ekspektasi pasar saat ini terhadap penurunan suku bunga sebagai tepat.

Sementara itu, penurunan tajam dalam aktivitas bisnis di Zona Euro, terutama di negara terbesar di blok tersebut, Jerman, telah meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga lebih lanjut pada tahun ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Indeks Manajer Pembelian (IMP) Komposit pendahuluan Jerman secara tak terduga mengalami kontraksi pada bulan Juli. Hamburg Commercial Bank (HCOB) melaporkan pada hari Rabu bahwa IMP Komposit Jerman pendahuluan secara mengejutkan turun ke48,7 pada bulan Juli, angka terendah dalam empat bulan. Perekonomian melewati resesi tahun lalu namun mengalami penurunan 0,3%.

Aktivitas Jerman yang buruk juga telah meredam indeks sentimen bisnisnya. Sentimen Bisnis IFO Jerman, yang merupakan indikator awal untuk kondisi saat ini dan ekspektasi bisnis, secara mengejutkan turun ke 87 pada bulan Juli. Para investor memprakirakan data sentimen naik ke 88,9 dari bulan Juni 88,6. Pada periode yang sama, indeks Ekspektasi secara tak terduga turun ke 86,9 dari estimasi 89,0 dan rilis sebelumnya 88,8, direvisi lebih rendah dari 89,0.

Dalam upaya untuk meningkatkan konsumsi secara keseluruhan, pemerintah Jerman berjanji akan memberikan keringanan pajak kepada perusahaan dan rumah tangga. Keringanan pajak yang diumumkan oleh Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner pada hari Rabu akan membuka jalan untuk pengurangan beban pajak sebesar 30 miliar euro pada tahun 2025 dan 2026, sebuah upaya untuk memberikan perekonomian lebih banyak dana untuk belanja dan investasi.

Intisari Penggerak Pasar Harian: EUR/USD Pulih sementara Prospek Euro Masih Belum Pasti

  • EUR/USD memantul kembali ke dekat 1,0850. Pasangan mata uang ini bergerak lebih tinggi karena Dolar AS (USD) menunjukkan kinerja yang lamban pada hari Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal kedua Amerika Serikat (AS). Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, berada di bawah tertinggi mingguan 104,50.
  • PDB AS pada kuartal kedua diprakirakan tumbuh pada laju yang lebih cepat di 2,0% dari rilis sebelumnya 1,4% pada basis tahunan, sedangkan Indeks Harga PDB, yang merupakan pengukur utama untuk mengukur perubahan harga barang dan jasa yang diproduksi, diprakirakan melambat ke 2,6%. Hasil data seperti itu akan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed).
  • Menurut FedWatch tool dari CME, data Federal Fund futures 30-hari menunjukkan bahwa penurunan suku bunga pada bulan September tampaknya pasti terjadi. Data tersebut juga mengindikasikan bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga sebanyak dua kali pada tahun ini.
  • Selain data PDB AS kuartal kedua, para investor juga akan fokus pada Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Juni, yang diprakirakan tumbuh pada laju yang lebih cepat di 0,3% dari data bulan Mei 0,1%.
  • Minggu ini, pemicu utama Dolar AS adalah data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditures (PCE) untuk bulan Juni, yang akan dipublikasikan pada hari Jumat. Inflasi PCE inti, yang merupakan pengukur inflasi yang disukai The Fed, akan mengindikasikan apakah ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga pada bulan September sudah tepat.
  • Inflasi pokok diestimasi melambat ke 2,5% dari 2,6% di bulan Mei, dengan angka bulanan tumbuh stabil 0,1%. Skenario di mana tekanan inflasi melambat sesuai ekspektasi atau pada laju yang lebih cepat akan merugikan Dolar AS karena akan meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga. Sebaliknya, pertumbuhan inflasi yang stabil atau lebih tinggi dari prakiraan akan memaksa para pedagang untuk mengurangi taruhan penurunan suku bunga The Fed pada bulan September.

Analisis Teknis: EUR/USD Melayang di Dekat EMA 20-Hari

eurusd
EUR/USD kembali ke dalam formasi Segitiga Simetris pada grafik harian setelah gagal mempertahankan penembusan. Pasangan mata uang ini melanjutkan penurunannya di bawah Exponential Moving Average (EMA) 20-hari, yang berada di sekitar 1,0840. Pasangan mata uang ini dapat meluncur lebih jauh menuju support angka bulat di dekat 1,0800 dan 1,0700.

Relative Strength Index (RSI) 14-hari kembali dalam kisaran 40,00-60,00, mengindikasikan momentum bullish telah memudar.

Untuk sisi atas, resistance angka bulat di 1,0900 akan menjadi penghalang utama bagi para pembeli Euro.

Indeks Harga Produsen (Bln/Bln) Afrika Selatan Juni Turun Dari Sebelumnya 0.1% Ke -0.3%

Indeks Harga Produsen (Bln/Bln) Afrika Selatan Juni Turun Dari Sebelumnya 0.1% Ke -0.3%
Leia mais Previous

Tiongkok: Poin-Poin Penting dari Sidang Pleno Ketiga – UOB Group

Rencana pembangunan ekonomi Tiongkok untuk lima tahun ke depan sudah tertuang dalam resolusi sidang pleno ketiga, kata Ho Woei Chen, ekonom UOB Group.
Leia mais Next