Prakiraan Harga Pereak: XAG/USD Pangkas Sebagian Kenaikan saat Data Penjualan Ritel AS Berkinerja Lebih Baik
- Harga Perak mengorbankan sebagian kenaikan intraday-nya karena pemulihan Dolar AS yang kuat.
- Data Grup Kontrol Penjualan Ritel AS yang lebih baik dari prakiraan telah mendorong pemulihan Dolar AS.
- Kuatnya prospek penurunan suku bunga The Fed menjaga prospek harga Perak tetap kuat.
Harga Perak (XAG/USD) memangkas sebagian besar kenaikannya dan turun ke dekat $30,50 di sesi Amerika hari Selasa. Logam putih melemah seiring pulihnya Dolar AS (USD) setelah laporan Penjualan Ritel Amerika Serikat (AS) bulan Juni menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan konsensus pasar.
Penjualan Ritel Bulanan tetap datar, seperti yang diprakirakan, namun angka bulan Mei direvisi lebih tinggi menjadi 0,3% dari 0,1%. Grup Kontrol Penjualan Ritel, yang merupakan pengukur utama komponen belanja konsumen Produk Domestik Bruto (PDB) yang tidak termasuk penerimaan dari dealer mobil, pengecer bahan bangunan, SPBU, toko perlengkapan kantor, dealer rumah bergerak dan toko tembakau, meningkat dengan laju yang lebih kuat sebesar 0,9% dibandingkan rilis sebelumnya 0,4%.
Laporan Penjualan Ritel yang sedikit lebih baik telah meningkatkan daya tarik Dolar AS. Namun, laju pertumbuhan Penjualan Ritel inti tidak mampu membalikkan proses disinflasi.
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, melonjak ke dekat 104,50. Dolar AS yang lebih tinggi menjadikan Perak sebagai taruhan yang mahal bagi para investor.
Dalam skala yang lebih luas, harga Perak tetap menguat di tengah kuatnya spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga mulai pertemuan bulan September. Ekspektasi pasar terhadap penurunan suku bunga The Fed meningkat tajam setelah laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juni menunjukkan bahwa tekanan harga melambat lebih cepat dari prakiraan.
Analisis Teknis Perak
Harga Perak bergerak sideways dalam kisaran antara $30,40-$30,80 selama lebih dari satu minggu. Prospek jangka pendek harga Perak tetap kuat karena aset mempertahankan penembusan formasi Saluran Menurun dalam grafik empat jam.
Exponential Moving Average (EMA) 50-periode di dekat $30,70 terus memberikan dukungan kepada para pembeli Perak.
Relative Strength Index (RSI) 14-periode berosilasi dalam kisaran 40,00-60,00, mengindikasikan keraguan di antara para pelaku pasar.
