Indeks Harga Layanan Korporat Jepang Naik ke 2,8% Per Tahun dari 2,3%

Indeks Harga Jasa Korporat Jepang, sebuah ukuran harga input yang dibayarkan oleh perusahaan, naik ke 2,8% untuk tahun yang berakhir di bulan April, dibandingkan dengan 2,3% pada bulan sebelumnya.

Kenaikan inflasi korporasi di bulan April menunjukkan tingkat pertumbuhan harga tertinggi yang berdampak pada korporasi sejak tahun 2015.

Reaksi Pasar

USD/JPY diperdagangkan dengan ketat di sisi bearish dari level 157,00 saat para pedagang sesi Pasifik mulai online pada hari Selasa.

Tentang Indeks Harga Jasa Korporat Jepang

Indeks Harga Layanan Korporat (CSPI) yang dirilis oleh Bank of Japan mengukur harga jasa yang diperdagangkan di antara perusahaan-perusahaan. Indeks ini menyajikan perkembangan harga yang mencerminkan kondisi penawaran dan permintaan yang paling sensitif di pasar jasa. Indeks ini juga dianggap sebagai indikator tekanan inflasi. Biasanya, angka yang tinggi dianggap positif (atau bullish) bagi JPY, sementara angka yang rendah dianggap negatif (atau bearish).

Harga Jasa Persero (Thn/Thn) Jepang April Meningkat Ke 2.8% Dari Sebelumnya 2.3%

Harga Jasa Persero (Thn/Thn) Jepang April Meningkat Ke 2.8% Dari Sebelumnya 2.3%
Mehr darüber lesen Previous

Harga Emas Membukukan Kenaikan Moderat di Tengah Pelemahan Dolar AS, Investor Tunggu Data Penting AS

Harga emas (XAU/USD) naik tipis pada hari Selasa setelah memantul dari posisi terendah dua minggu di $2,325. Kenaikan logam mulia ini didukung oleh Dolar AS (USD) yang lebih lemah dan arus safe haven di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah. Di sisi lain, imbal hasil Treasury jangka pendek yang lebih tinggi setelah Risalah Rapat The Fed yang hawkish dan data ekonomi AS yang lebih kuat kemungkinan akan mendukung Greenback dalam waktu dekat. para pedagang mungkin lebih memilih u
Mehr darüber lesen Next