Gas Alam Mencari Support Setelah Turun dari Level Tertinggi Enam Bulan

  • Harga Gas Alam telah turun lebih dari 5% dari puncak minggu lalu di $3,16 karena para pedagang membukukan keuntungan.
  • Keputusan pengadilan Uni Eropa mengenai pembayaran Gazprom mungkin akan mengganggu aliran gas di Austria.
  • Indeks Dolar AS diperdagangkan datar setelah minggu yang bergejolak.

Harga Gas Alam (XNG/USD) bertahan pada hari Senin setelah mencapai level tertinggi enam bulan di $3,16 pada hari Kamis dan segera menghadapi aksi ambil untung. Tekanan terakhir datang dari artikel Bloomberg yang melaporkan bahwa Austria memperingatkan bahwa aliran Gas yang tersisa dari Rusia mungkin akan terganggu setelah keputusan pengadilan mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Eropa tidak perlu lagi melakukan pembayaran ke Gazprom untuk pengiriman. Para pedagang mendorong naik harga Gas sebelum adanya risiko gangguan, namun saat ini aksi ambil untung sedang berlangsung dan harga Gas mencari level support.

Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, secara kasar diperdagangkan datar setelah perjalanan yang tidak stabil minggu lalu. Campuran peristiwa geopolitik dengan data yang beragam telah mendorong DXY kembali di bawah 105.00. Pasar AS ditutup pada hari Senin karena hari libur bank, dan akhir minggu ini prakiraan Produk Domestik Bruto AS yang direvisi pada hari Kamis dan angka Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditure/PCE) AS pada hari Jumat akan menjadi peristiwa utama.

Gas Alam diperdagangkan pada $2,78 per MMBtu pada saat artikel ini ditulis.

Berita Gas Alam dan Penggerak Pasar: Gangguan Pengisian Bahan Bakar Uni Eropa

  • Kekhawatiran terhadap pasokan masih ada di Uni Eropa setelah OMV AG Austria memperingatkan kemungkinan gangguan pada aliran gas dari Rusia.
  • Sementara itu, Bloomberg melaporkan bahwa penyimpanan Gas Italia terisi hingga 73%, jauh di atas rata-rata 59% untuk sepanjang tahun ini.
  • LNG Brunei menghadapi pemadaman yang cukup besar dan kapal-kapal menunggu di pelabuhan. Sejak 20 Mei, tidak ada LNG yang meninggalkan pelabuhan.

Analisis Teknis Gas Alam: Aksi Ambil Untung Menuju Support

Gas Alam menghadapi tekanan setelah rally tajam minggu lalu, yang dibangun di atas sejumlah penggerak geopolitik bersama dengan rumor gangguan pasokan ke Eropa. Dengan yang terakhir ini, lebih banyak penurunan dalam harga Gas dapat terjadi, dengan bagian yang lebih besar dari rally baru-baru ini akan berakhir. Ditambah dengan kesediaan Rusia untuk melakukan pembicaraan damai menjelang perundingan damai pada pertengahan Juni dengan Tiongkok, Ukraina, dan AS, maka pelonggaran harga Gas mungkin akan terjadi dalam beberapa minggu mendatang.

Level $3,00 sebagai angka besar dengan mudah ditembus pada hari Rabu. Level penting di dekat $3,07 (tertinggi 6 Maret 2023) tetap menjadi kunci karena harga gagal membukukan penutupan harian di atasnya. Lebih jauh ke atas, level tertinggi baru tahun ini di $3,16 adalah level yang harus ditembus.

Pada sisi negatifnya, Simple Moving Average (SMA) 200-hari bertindak sebagai support pertama di dekat $2,53. Jika area support tersebut gagal bertahan, maka level penting di dekat $2,14 akan menjadi level yang tepat sebelum $2,11, di mana SMA 55 hari dan 100 hari diperdagangkan.

Gas Alam: Grafik Harian

Gas Alam: Grafik Harian

 

 

EUR/JPY Menguat di Atas 170,00 karena ECB Masih Belum Yakin dengan Pendekatan Penurunan Suku Bunga Setelah Juni

Pasangan EUR/JPY mempertahankan level psikologis 170,00 di sesi Eropa hari Senin. Pasangan mata uang ini tetap kuat karena para investor khawatir terhadap bagaimana European Central Bank (ECB) akan melakukan pendekatan penurunan suku bunga setelah pertemuan bulan Juni.
Leer más Previous

Analisis Harga USD/CAD: Tetap Kesulitan dalam Sesi dengan Volume Perdagangan yang Tipis

Pasangan USD/CAD diperdagangkan dalam kisaran sempit di dekat level terendah hari Jumat di sekitar 1,3650 di sesi Eropa hari Senin. Aset Loonie ini berada dalam posisi tertekan karena Dolar AS menghadapi tekanan jual dalam sesi volume perdagangan yang tipis karena pasar Amerika Serikat (AS) ditutup untuk memperingati Memorial Day.
Leer más Next